HRW Tuduh Arab Saudi Perlakukan Para Migran Tak Manusiawi

Kamis, 17 Desember 2020 - 05:03 WIB
loading...
HRW Tuduh Arab Saudi...
Sekitar 250 orang tidur di sel yang seharusnya hanya untuk 80 orang di pusat penahanan Riyadh pada 4 Oktober 2020. Foto/thelede.in
A A A
RIYADH - Human Rights Watch (HRW) menuduh otoritas Arab Saudi menahan ratusan migran dalam kondisi tak manusiawi dan tanpa prosedur untuk melindungi mereka dari virus corona.

Menurut laporan yang dirilis HRW yang berbasis di AS, para migran ditahan di kamar kecil yang penuh sesak untuk waktu yang lama, serta banyak dari mereka menjadi sasaran penyiksaan dan pemukulan oleh para penjaga di pusat deportasi di Riyadh.

Mengomentari laporan tersebut, Nadia Hardman, peneliti hak-hak pengungsi dan migran di HRW, mengatakan, “Arab Saudi, salah satu negara terkaya di dunia, tidak memiliki alasan untuk menahan para pekerja migran dalam kondisi yang memprihatinkan, di tengah pandemi kesehatan, selama berbulan-bulan."

HRW mengatakan, para migran yang berbicara dengan HRW menyatakan tiga rekan mereka tewas dalam tahanan akibat penyiksaan pada Oktober dan November. (Baca Juga: Turki akan Bantu Irak Lenyapkan Semua Teroris PKK)

Namun, HRW mengatakan belum dapat memverifikasi tuduhan tersebut secara independen. (Lihat Infografis: Presiden Joko Widodo Urutan 12 Tokoh Muslim Berpengaruh 2021)

Laporan tersebut menambahkan, orang yang diwawancarai mengatakan kepada HRW bahwa para migran yang sebagian besar ditahan karena izin tinggal mereka habis, ditahan tanpa tindakan untuk melindungi mereka dari pandemi. (Lihat Video: Kebakaran Dahsyat Hanguskan Pabrik di Brisbane, Australia)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengapa Arab Saudi dan...
Mengapa Arab Saudi dan Kuwait Mulai Melirik Pakistan? Ketergantungan pada AS Tak Lagi Mutlak
Ikuti Arab Saudi, Kuwait...
Ikuti Arab Saudi, Kuwait Cari Perlindungan dari Pakistan yang Bersenjata Nuklir
Perang Iran Dorong Saudi...
Perang Iran Dorong Saudi untuk Memiliki Senjata Nuklir, Tapi Kenapa Diganjal Trump?
Setelah 4 Bulan Tenang...
Setelah 4 Bulan Tenang dan Nyaman, Arab Saudi Kembali Dibombardir Iran
Presiden Israel Ingin...
Presiden Israel Ingin Berdamai dengan Arab Saudi: Saya Menghormati Mohammed bin Salman
Perang Iran Meluas,...
Perang Iran Meluas, AS Jual Senjata ke Arab Saudi dan Kuwait Total Rp36,2 Triliun
Praktik Dokter Ilegal...
Praktik Dokter Ilegal di Jaksel, 2 WNA Vietnam Dideportasi
Kebakaran Panti Asuhan...
Kebakaran Panti Asuhan Tewaskan Setidaknya 11 Orang, Termasuk Anak-Anak
Lagu Kebangsaan Spanyol...
Lagu Kebangsaan Spanyol Tak Punya Lirik, Bagaimana Cara Nyanyinya?
Rekomendasi
Purbaya: Stabilitas...
Purbaya: Stabilitas Sistem Keuangan Tetap Terjaga di Semester I 2026
Penampakan Bupati Lombok...
Penampakan Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Tiba di KPK usai Terjaring OTT
Kasus Febrie Adriansyah...
Kasus Febrie Adriansyah Diminta Diusut Tuntas, Publik Diminta Mengawal
Berita Terkini
6 Negara dengan Sistem...
6 Negara dengan Sistem Pelayanan Kesehatan Terbaik di Dunia, 3 Ada di Asia
Mantan Agen CIA Ini...
Mantan Agen CIA Ini Minta AS Akui Iran sebagai Kekuatan Regional Utama, Berikut 3 Alasannya
Tugas Berat PM Inggris...
Tugas Berat PM Inggris Baru, Memutuskan Apa yang Terjadi jika Ada Perang Nuklir
Warga Yordania Bantu...
Warga Yordania Bantu Iran Menarget Pangkalan Militer AS
Menlu Araghchi: Pengkhianatan...
Menlu Araghchi: Pengkhianatan di Balik Pembunuhan Khamenei Berdampak pada Pengambilan Keputusan
Filipina dan China Bentrok,...
Filipina dan China Bentrok, 1 Tentara Terluka
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved