Rusia Tegaskan Tidak Terkait Aksi Peretasan di Kementerian Keuangan AS

Senin, 14 Desember 2020 - 22:12 WIB
loading...
Rusia Tegaskan Tidak...
Kremlin menegaskan bahwa Rusia tidak ada hubungannya dengan dugaan pemantauan oleh peretas lalu lintas email internal di Kementerian Keuangan dan Perdagangan AS. Foto/REUTERS
A A A
MOSKOW - Kremlin menegaskan bahwa Rusia tidak ada hubungannya dengan dugaan pemantauan oleh peretas lalu lintas email internal di Kementerian Keuangan dan Perdagangan Amerika Serikat (AS) . Kremlin justru mengatakan bahwa Moskow telah mengajak Washington untuk membuat perjanjian soal keamanan siber.

Orang-orang yang mengetahui masalah ini mengatakan kepada Reuters bahwa para peretas diyakini bekerja untuk Rusia dan bahwa mereka khawatir peretasan yang terungkap sejauh ini mungkin merupakan puncak gunung es.

Seseorang pejabat AS yang mengetahui dengan dekat masalah ini mengatakan peretasan itu sangat serius, sehingga menyebabkan pertemuan Dewan Keamanan Nasional di Gedung Putih pada akhir pekan lalu.( Baca juga: Begini Ciri Akun WhatsApp Di-hack dan Cara Cepat Mengatasinya )

"Sekali lagi, saya dapat menolak tuduhan ini dan sekali lagi saya ingin mengingatkan Anda bahwa Presiden (Vladimir) Putin yang mengusulkan agar pihak Amerika setuju dan menyelesaikan perjanjian (dengan Rusia) tentang keamanan dunia maya," kata juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov.

Peskov, seperti dilansir Reuters pada Senin (14/12/2020), mengatakan tidak pernah menanggapi tawaran tersebut.( Baca juga: Putin Dituding Sembunyi di Bunker agar Terhindar dari COVID-19 )

“Adapun sisanya, jika telah terjadi serangan selama berbulan-bulan dan Amerika tidak bisa berbuat apa-apa, mungkin tidak ada gunanya menyalahkan Rusia tanpa alasan. Kami tidak ada hubungannya dengan itu," tukasnya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Juju Saja, Kita Menyerah'
Militer AS Telah Cabut...
Militer AS Telah Cabut Blokade Iran atas Perintah Trump
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Mojtaba Khamenei: Iran...
Mojtaba Khamenei: Iran dan AS Capai Kesepakatan karena Trump Putus Asa
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Swiss Gelar Referendum...
Swiss Gelar Referendum untuk Batasi Populasi hingga 10 Juta Jiwa
Acuhkan Trump, Israel...
Acuhkan Trump, Israel Tolak Tinggalkan Lebanon meski AS-Iran Berdamai
Rekomendasi
5 Kebiasaan Buruk yang...
5 Kebiasaan Buruk yang Diam-diam Merusak Tubuh, dari Asupan Makanan hingga Stres
Protes Keras Penangkapan...
Protes Keras Penangkapan Roy Suryo-dr Tifa, Refly Harun: Keduanya Kooperatif Sejak Awal
PLN Rombak Jajaran Direksi,...
PLN Rombak Jajaran Direksi, Darmawan Masih Dirut dan Tambah Posisi Wadirut
Berita Terkini
Ungkap Kekerasan Obstetri...
Ungkap Kekerasan Obstetri di RS, Dokter Wanita Ini Ditangkap atas Tuduhan Sebar Hoaks
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Juju Saja, Kita Menyerah'
Militer AS Telah Cabut...
Militer AS Telah Cabut Blokade Iran atas Perintah Trump
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved