Bunuh Pacar Asal Indonesia, Pria Bangladesh Divonis Mati di Singapura

Senin, 14 Desember 2020 - 14:51 WIB
loading...
A A A
“Saya menemukan penjelasannya atas kegagalannya menyebutkan kata-kata yang memalukan dalam pernyataan polisi dan kepada (psikiater dari Institut Kesehatan Mental) tidak masuk akal. Saya tidak mempercayai penjelasan ini. Saya setuju dengan penuntutan bahwa cerita terdakwa tentang kata-kata yang memalukan persis seperti itu; sebuah cerita yang dibuat lebih dari setahun setelah kejadian untuk memberinya dasar untuk mengklaim bahwa dia telah diprovokasi."

Bahkan dengan asumsi bahwa korban telah melontarkan pernyataan yang memalukan, hakim menemukan bahwa tindakan Ahmed telah direncanakan sebelumnya, membuat hilangnya kendali diri menjadi "sangat tidak relevan". Hakim mencatat bahwa tindakan Ahmed tidak menunjukkan kehilangan kendali diri.

Ahmed pertama kali mencekik korban dengan handuk, sebelum mengambil tali-tali dari saku jaketnya dan mengencangkannya di sekitar leher Nurhidayati dengan beberapa simpul.

Ketika dia mendengar korban mengeluarkan suara dari mulut atau hidungnya, dia menempelkan handuk ke wajah korban sampai suara berhenti. Dia kemudian dengan paksa memutar lehernya dari kiri ke kanan untuk memastikan korban sudah tewas.

Meski Ahmed telah didiagnosis dengan gangguan penyesuaian ringan hingga sedang, Chionh mencatat bahwa dia mampu melakukan pekerjaannya dengan baik, melakukan aktivitas rekreasi, dan terlibat dalam aktivitas seksual. Psikiater pembela telah setuju bahwa di luar masalah hubungan Ahmed, dia tidak terganggu oleh kondisi mentalnya.

“Terlepas dari masalah hubungan dengan (Nurhidayati), bukti perilaku terdakwa sebelum dan setelah pembunuhan tidak menunjukkan gangguan substansial dari tanggung jawab mentalnya. Baik kemampuan membuat keputusan maupun kemampuannya untuk melakukan pengendalian diri tidak terganggu."
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Terungkap, Gempa Dahsyat...
Terungkap, Gempa Dahsyat Sumatra Sebabkan Singapura Tenggelam Secara Bertahap
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Tetangga Indonesia Ini...
Tetangga Indonesia Ini Beli Lagi 24 Rudal Canggih Hellfire AS, Harganya Rp401 Miliar
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Selat Hormuz Bergejolak...
Selat Hormuz Bergejolak Lagi, Iran Serang Kapal Berbendera Singapura
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Gol Spektakuler Warnai Kemenangan Singapura atas Kamboja
Blokade Laut Memanas,...
Blokade Laut Memanas, Houthi Gempur 2 Kapal Tanker Arab Saudi di Laut Merah
Terungkap! Israel Kekurangan...
Terungkap! Israel Kekurangan Dana untuk Perang, Defisit Anggaran Parah
Rekomendasi
Tidar Jakarta Barat...
Tidar Jakarta Barat Yakin Sudaryono Mampu Perkuat Tata Kelola Program MBG
Pertamina Foundation...
Pertamina Foundation Tanamkan Peduli Lingkungan Usia Dini
Indonesia Perlu Arah...
Indonesia Perlu Arah Kebijakan Baru Jadi Pusat Hilirisasi Sawit Dunia
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
10 Universitas Terbaik...
10 Universitas Terbaik di Indonesia Versi THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved