Ahli Vaksin Thailand Sebut Pandemi Covid-19 Mungkin Berakhir pada 2024

Minggu, 13 Desember 2020 - 11:50 WIB
loading...
Ahli Vaksin Thailand...
Ahli Thailand sebut pandemi Covid-19 kemungkinan akan berlanjut setidaknya selama tiga tahun, mengingat vaksin telah tersedia di seluruh dunia saat itu. Foto/REUTERS
A A A
BANGKOK - Pandemi Covid-19 kemungkinan akan berlanjut setidaknya selama tiga tahun, mengingat vaksin telah tersedia di seluruh dunia saat itu. Hal itu diungkapkan Direktur Institut Vaksin Nasional Thailand , Nakorn Premsri.

Dia menuturkan, pandemi Covid-19 belum akan berakhir dalam kurun waktu satu atau dua tahun ke depan. Alasannya, karena dalam kurun waktu satu atau dua tahun ke depan vaksin dengan dosis yang memadai belum tersedia untuk seluruh dunia. ( Baca juga: Ulang Tahun Mendiang Ayahnya, Raja Thailand Ampuni 30.000 Napi )

"Ketersediaannya tergantung kapasitas produksi. Diperlukan sekitar 10 miliar dosis jika kita ingin mengakhiri pandemi. Pada 2021, vaksin baru akan tersedia enam bulan kemudian," ucap Premsri, seperti dilansir Tass pada Minggu (13/12/2020).

"AstraZeneca berencana memproduksi tiga miliar dosis vaksin pada 2021, Pfizer dan Moderna, masing-masing satu miliar. Tahun depan, sekitar lima atau enam miliar dosis vaksin akan tersedia untuk seluruh dunia," sambungnya.

Premsri mengatakan, mengingat tingkat kesulitan dalam memproduksi dan distribusi vaksin, tidak mungkin untuk bisa memproduksi dan mengirimkan 10 miliar vaksin hanya dalam kurun waktu satu tahun.

"Sekarang, ini semua tentang distribusi vaksin, karena banyak negara telah memesannya sendiri dan tentang kapasitas produksi karena tidak mungkin untuk memproduksi 10 miliar dosis vaksin yang diperlukan dalam rentang satu tahun," ujarnya. ( Baca juga: Persiapkan UMKM Pasca-Pandemi, Menkop Teten Fokus 3 Upaya Transformasi )

"Kami masih belum tahu apakah perlu vaksinasi ulang. Belum ada yang punya data seperti itu. Orang yang divaksinasi perlu diamati dalam waktu lama, enam bulan, setahun, untuk melihat apakah perlu vaksinasi ulang, karena ini adalah infeksi baru bagi kami," tukasnya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
3 Fakta Kebakaran Bar...
3 Fakta Kebakaran Bar di Bangkok Tewaskan 27 Orang, Pintu Darurat Terhalang
Kebakaran Mengerikan...
Kebakaran Mengerikan Melanda Pub Bangkok, 27 Orang Tewas, 22 Kritis
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
Thailand Berduka, Putri...
Thailand Berduka, Putri Raja Vajiralongkorn Meninggal setelah Koma Hampir 4 Tahun
Ironi Kekayaan Raja...
Ironi Kekayaan Raja Thailand Vajiralongkorn Rp778 Triliun: Hampir 3 Kali Anggaran MBG, tapi Pewarisnya Tak Jelas
27 Orang Tewas Akibat...
27 Orang Tewas Akibat Kebakaran di Bar Bangkok, Kemlu: Tidak Ada Korban WNI
Blokade Laut Memanas,...
Blokade Laut Memanas, Houthi Gempur 2 Kapal Tanker Arab Saudi di Laut Merah
Iran Ancam Serang Fasilitas...
Iran Ancam Serang Fasilitas Energi Negara-Negara Arab, jika..
Rekomendasi
Sebut Ada 3 Kancil Politik...
Sebut Ada 3 Kancil Politik Indonesia, Prabowo: Kalau Berkumpul, Bahaya
Momen Keakraban Cak...
Momen Keakraban Cak Imin, Dasco, dan Angela Tanoesoedibjo di Harlah ke-28 PKB
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat...
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat Waktu 7 Menit 35,42 Detik di Nurburgring
Berita Terkini
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Infografis
Pandemi Covid-19 Usai,...
Pandemi Covid-19 Usai, Kini Muncul Virus Nipah yang Mematikan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved