Hadiri Perayaan Kemenangan Azerbaijan, Erdogan: Perjuang Belum Berakhir

Jum'at, 11 Desember 2020 - 05:28 WIB
loading...
Hadiri Perayaan Kemenangan...
Presiden Turki Recep Tayyep Erdogan. Foto/Yahoo
A A A
BAKU - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan dalam kunjungannya ke Azerbaijan "perjuangan" Baku terhadap musuhnya Armenia belum berakhir setelah kemenangan menentukan sekutu dekatnya itu atas wilayah yang disengketakan.

"Azerbaijan menyelamatkan tanahnya dari pendudukan tidak berarti bahwa perjuangan telah berakhir," kata Erdogan dalam parade militer di Baku.

“Perjuangan yang dilakukan di bidang politik dan militer akan berlanjut mulai sekarang di banyak bidang lainnya,” imbuhnya seperti dikutip dari Al Arabiya, Jumat (11/12/2020).



Erdogan tiba di Baku untuk menghadiri perayaan nasional yang menandai kemenangan Azerbaijan dalam konflik di Nagorno Karabakh .

Dalam pidatonya, pemimpin Turki itu juga mengatakan bahwa kebebasan Karabakh akan menjadi awal dari era baru di wilayah tersebut. Ia menambahkan bahwa Armenia harus bertanggung jawab atas kejahatan perang yang dilakukan selama konflik.

Turki mendukung Azerbaijan selama bentrokan dengan pasukan Armenia atas wilayah Nagorno-Karabakh yang disengketakan baru-baru ini.(Baca juga: Ekspor Militer Turki ke Azerbaijan Naik 610% Tahun Ini )

Pertempuran meletus pada 27 September dan berakhir enam minggu kemudian dengan kesepakatan yang ditengahi Moskow. Berdasarkan kesepakatan itu, Armenia menyerahkan bagian kepada Baku wilayah yang disengketakan dan distrik yang berdekatan dengan Azerbaijan yang dikendalikannya sejak 1990-an.

Ankara secara luas dituduh mengirim tentara bayaran dari Suriah untuk mendukung tentara Azerbaijan, tetapi membantah tuduhan itu.(Baca juga: Lebih dari 900 Pejuang Suriah Pulang dari Nagorno Karabakh )
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Mungkinkah Turki Serius...
Mungkinkah Turki Serius Hidupkan Kembali Kekuasaan Kekaisaran Ottoman untuk Membebaskan Yerusalem?
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
Turki Ingin Rebut dan...
Turki Ingin Rebut dan Bebaskan Yerusalem, Israel Beri Respons Sinis
Wardatina Mawa Dikabarkan...
Wardatina Mawa Dikabarkan Dilamar Pria Turki, Begini Klarifikasi Lengkapnya
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
AS Janji Ubah Hubungan...
AS Janji Ubah Hubungan dengan Iran secara Drastis, jika...
Rekomendasi
Prabowo Teken UU Polri,...
Prabowo Teken UU Polri, Pakar Optimistis Kepolisian Jadi Institusi yang Modern dan Presisi
Perkuat Layanan Digital...
Perkuat Layanan Digital melalui Care+, LGI Hadirkan Fitur Wellness
Gunduli Irak, Prancis...
Gunduli Irak, Prancis Segel Tiket 32 Besar Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
5 Poin Penting Perundingan...
5 Poin Penting Perundingan Damai Iran-AS Putaran Pertama, dari Pencairan Aset hingga Lebanon
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Infografis
Rama Duwaji, Istri dan...
Rama Duwaji, Istri dan Otak di Balik Kemenangan Zohran Mamdani
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved