Kantongi Bukti, ICC Malah Batalkan Penyelidikan Kejahatan Perang Inggris di Irak
Jum'at, 11 Desember 2020 - 00:54 WIB
loading...
A
A
A
Penyelidikan diluncurkan pada tahun-tahun setelah invasi Irak pada 2003 dan dibuka kembali pada tahun 2014 setelah penutupan singkat.
"Setelah penyelidikan terperinci, dan terlepas dari kekhawatiran yang diungkapkan dalam laporannya, kantor (jaksa penuntut) tidak dapat mendukung tuduhan bahwa badan investigasi dan kejaksaan Inggris telah terlibat dalam perlindungan (yaitu memblokir penyelidikan), berdasarkan pengawasan cermat terhadap informasi sebelumnya," kata Bensouda seperti dikutip dari Al Araby, Jumat (11/12/2020).(Baca juga: Proses Pemilihan Jaksa Kejahatan Perang ICC Terhenti di Tengah Sanksi AS )
Bensouda juga menggarisbawahi bahwa telah terjadi sejumlah insiden terbatas yang"tampaknya sesuai dengan tuduhan paling serius tentang kekerasan terhadap orang-orang dalam tahanan Inggris.
Bensouda, bagaimanapun, dalam pidato penutupnya mengecam penolakan Inggris atas klaim kejahatan perang.
"Fakta bahwa tuduhan yang diselidiki oleh otoritas Inggris tidak menghasilkan penuntutan tidak berarti bahwa klaim tersebut menjengkelkan," ujar Bensouda.
"Paling-paling itu berarti bahwa badan investigasi domestik tidak dapat mempertahankan bukti yang cukup untuk merujuk kasus ke penuntutan, atau pada kasus yang dirujuk tidak ada prospek yang realistis untuk menjatuhkan hukuman dalam pengadilan pidana," ucapnya.(Baca juga: 84% Warga Kanada Ingin ICC Selidiki Tuduhan Kejahatan Perang Israel )
"Setelah penyelidikan terperinci, dan terlepas dari kekhawatiran yang diungkapkan dalam laporannya, kantor (jaksa penuntut) tidak dapat mendukung tuduhan bahwa badan investigasi dan kejaksaan Inggris telah terlibat dalam perlindungan (yaitu memblokir penyelidikan), berdasarkan pengawasan cermat terhadap informasi sebelumnya," kata Bensouda seperti dikutip dari Al Araby, Jumat (11/12/2020).(Baca juga: Proses Pemilihan Jaksa Kejahatan Perang ICC Terhenti di Tengah Sanksi AS )
Bensouda juga menggarisbawahi bahwa telah terjadi sejumlah insiden terbatas yang"tampaknya sesuai dengan tuduhan paling serius tentang kekerasan terhadap orang-orang dalam tahanan Inggris.
Bensouda, bagaimanapun, dalam pidato penutupnya mengecam penolakan Inggris atas klaim kejahatan perang.
"Fakta bahwa tuduhan yang diselidiki oleh otoritas Inggris tidak menghasilkan penuntutan tidak berarti bahwa klaim tersebut menjengkelkan," ujar Bensouda.
"Paling-paling itu berarti bahwa badan investigasi domestik tidak dapat mempertahankan bukti yang cukup untuk merujuk kasus ke penuntutan, atau pada kasus yang dirujuk tidak ada prospek yang realistis untuk menjatuhkan hukuman dalam pengadilan pidana," ucapnya.(Baca juga: 84% Warga Kanada Ingin ICC Selidiki Tuduhan Kejahatan Perang Israel )
Lihat Juga :