Kantongi Bukti, ICC Malah Batalkan Penyelidikan Kejahatan Perang Inggris di Irak

Jum'at, 11 Desember 2020 - 00:54 WIB
loading...
A A A
Kementerian Pertahanan Inggris pun memberikan tanggapan atas keputusan tersebut dengan mengatakan: "Laporan ICC membuktikan upaya kami untuk mengejar keadilan di mana tuduhan itu ditemukan."

Kelompok hak asasi manusia mengecam keputusan ICC untuk menghentikan penyelidikannya sebagai pukulan lain bagi mereka yang mencari keadilan.

"Pemerintah Inggris berulang kali menunjukkan sedikit minat yang berharga dalam menyelidiki dan menuntut kekejaman yang dilakukan di luar negeri oleh pasukan Inggris," kata Clive Baldwin, penasihat hukum senior di Human Rights Watch.

"Keputusan jaksa penuntut untuk menutup penyelidikannya di Inggris pasti akan memicu persepsi tentang standar ganda yang buruk dalam keadilan, dengan satu pendekatan untuk negara yang kuat dan yang lain untuk mereka yang kurang berpengaruh," ia menambahkan.

Laporan ICC muncul saat Inggris bergerak untuk melindungi tentara dari klaim yang menjengkelkan atas pelecehan oleh pengacara, dengan undang-undang baru yang telah melewati tahap pertama menjadi undang-undang melalui parlemen Inggris.(Baca juga: Inggris Minta Warganya yang Miliki Alergi Akut Tak Lakukan Vaksinasi Covid-19 )

RUU Operasi Luar Negeri mencakup praduga terhadap penuntutan lima tahun setelah dugaan pelecehan, kecuali ada bukti baru yang kuat.
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Promosikan Startup ke...
Promosikan Startup ke Dunia, Indonesia Gabung London Tech Week
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Badai PHK Guncang Inggris...
Badai PHK Guncang Inggris di Tengah Perang AS-Iran, Tembus Rekor Tertinggi 5 Tahun
Ayatollah Ali Khamenei...
Ayatollah Ali Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
Ikuti Indonesia, Inggris...
Ikuti Indonesia, Inggris Resmi Melarang Medsos untuk Anak di Bawah 16 Tahun
Rekomendasi
Bonatua Silalahi Ungkap...
Bonatua Silalahi Ungkap Kejanggalan di Fotokopi Ijazah Jokowi: Tak Ada Tanggal Legalisir, Melanggar Peraturan
Reuni Harmoni Lintas...
Reuni Harmoni Lintas Generasi
Wali Kota Agustina Tegaskan...
Wali Kota Agustina Tegaskan Kerukunan Jadi Kekuatan Utama Membangun Kota Semarang
Berita Terkini
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved