AS: Rusia Kerahkan Senjata Laser untuk Butakan Satelit Kami

Kamis, 10 Desember 2020 - 20:07 WIB
loading...
AS: Rusia Kerahkan Senjata...
Direktur Intelijen Nasional AS , John Ratcliffe sebut Rusia kerahkan senjata laser berbasis darat yang dapat menonaktifkan atau membutakan satelit pengintai AS. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Rusia telah mengerahkan senjata laser berbasis darat yang dapat menonaktifkan atau membutakan sensor berbasis ruang angkasa yang ada pada satelit pengintai Amerika Serikat (AS) . Hal itu diungkapkan Direktur Intelijen Nasional AS (DNI), John Ratcliffe.

"Rusia telah menurunkan senjata laser berbasis darat yang dapat menonaktifkan atau membutakan sensor berbasis ruang angkasa kami. Kami menganggap ini sebagai perilaku yang mengancam," ucap Ratcliffe, saat berbicara pada pertemuan Dewan Antariksa Nasional.

"Kemakmuran ekonomi AS dan keamanan nasional sekarang bergantung pada sistem luar angkasa yang semakin mengancam musuhnya," sambungnya. ( Baca juga: Waswas Invasi China, Taiwan Akan Beli 300 Rudal Patriot AS )

Ratcliffe, seperti dilansir Sputnik pada Kamis (10/12/2020), kemudian menuturkan bahwa pada awal tahun ini salah satu satelit Rusia bermanuver dekat dengan satelit pemerintah AS di orbit.

Dia juga mengatakan China, yang merupakan ancaman keamanan nasional terbesar Washington, dapat menghancurkan satelit AS hingga orbit geosynchronous, lebih dari 35 ribu kilometer di atas bumi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Rupiah Tertekan Sore...
Rupiah Tertekan Sore Ini, Dolar AS Menguat Tembus Rp17.930
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Hampir Tembus 5.000 Jiwa
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Serukan Bangun Permukiman Yahudi di Gaza
Rekomendasi
9 Kementerian dan Lembaga...
9 Kementerian dan Lembaga yang Buka Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026, Lulus Jadi CPNS
9 Jaksa Mulai Bekerja...
9 Jaksa Mulai Bekerja Tangani Kasus Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah
Wamenaker Aplikasi Dermaga...
Wamenaker Aplikasi Dermaga Tingkatkan Efisiensi dan Transparansi Koperasi TKBM
Berita Terkini
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved