Pastikan Warga AS Dapat Vaksin, Trump Teken Perintah Eksekutif

Rabu, 09 Desember 2020 - 13:48 WIB
loading...
Pastikan Warga AS Dapat...
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menandatangani perintah eksekutif untuk memprioritaskan distribusi domestik vaksin Covid-19 daripada mengirimnya ke luar negeri. Foto/ABC News
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menandatangani perintah eksekutif untuk memprioritaskan distribusi domestik vaksin Covid-19 daripada mengirimnya ke luar negeri.

"Saya menandatangani perintah eksekutif untuk memastikan bahwa warga Amerika mendapat prioritas pertama untuk menerima vaksin Amerika. Dan kemudian kami akan bekerja sama dengan negara lain di seluruh dunia," kata Trump selama KTT Vaksin di Gedung Putih seperti dikutip dari Sputnik, Rabu (9/12/2020).

Trump menambahkan bahwa ekspor vaksin juga kemungkinan besar akan segera dimulai. "Kami memiliki jutaan dosis yang masuk," ujarnya.



Pemerintah AS diharapkan untuk menyetujui dua kandidat vaksin dalam beberapa hari mendatang untuk mengelola puluhan juta dosis pada bulan Desember dengan ratusan juta lagi pada bulan-bulan berikutnya. Rencananya adalah untuk memvaksinasi hampir semua warga AS pada akhir kuartal kedua 2021.

Sebelumnya Presiden AS terpilih, Joe Biden, memaparkan rencananya untuk memerangi pandemi virus Corona selama 100 hari pertamanya menjabat. Ia mengatakan pemerintahannya akan memvaksinasi 100 juta warga Amerika, mendorong untuk membuka kembali sekolah dan memperkuat aturan pemakaian masker.

Dalam sebuah pengarahan di Wilmington, Delaware, Biden mengatakan dia membutuhkan Kongres untuk mendanai sepenuhnya pengiriman vaksin ke seluruh pelosok Amerika Serikat. Biden mengatakan mengembalikan anak-anak ke sekolah akan menjadi prioritas nasional dalam 100 hari pertama.(Baca juga: Berkunjung ke Jakarta, Plt Menhan AS Bahas Isu LCS hingga Covid-19 )

"Dalam 100 hari, kita dapat mengubah arah penyakit dan mengubah hidup di Amerika menjadi lebih baik," kata Biden, yang akan menjabat pada 20 Januari mendatang.

"Apa pun politik atau sudut pandang Anda, tutupi selama 100 hari," serunya.

Menurut Universitas Johns Hopkins jumlah kematian global akibat virus Corona telah melampaui 1,54 juta. Sementara itu lebih dari 67,5 juta kasus infeksi telah terdeteksi, dan lebih dari 43,4 juta dinyatakan sembuh.

AS, India, dan Brasil memimpin dalam hal jumlah infeksi virus Corona yang terdaftar, sedangkan jumlah kematian terkait Covid-19 terbesar terjadi di AS, Brasil, India, dan Meksiko.

Menurut Direktur Institut Alergi dan Penyakit Menular Nasional AS Anthony Fauci, AS kemungkinan akan melihat lonjakan besar dalam infeksi virus Corona pada pertengahan Januari yang berasal dari liburan akhir tahun pada tahun 2020, sementara koordinator tanggapan virus korona Gedung Putih Deborah Birx mengatakan bahwa Lonjakan insiden Covid-19 saat ini di AS adalah peristiwa terburuk bagi negara itu.(Baca juga: Pakar UE-ASEAN Gelar Dialog Pertama Tentang Vaksin Covid-19 )

Sebelumnya, Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan tes antibodi virus Corona menunjukkan bahwa mayoritas orang di seluruh dunia masih rentan terhadap infeksi tersebut.
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
3 Tentara AS Tewas Diserang...
3 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran, Trump Salahkan Yordania
4 Fakta Gunung Pickaxe,...
4 Fakta Gunung Pickaxe, Fasilitas Rahasia Nuklir Iran yang Jadi Target Serangan AS
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
Indonesia Digetok Tarif...
Indonesia Digetok Tarif Baru Trump 10%, Purbaya: Baik Buat Kita
Angkat Bicara Soal Deportasi...
Angkat Bicara Soal Deportasi Abdul Karim, Kemlu: Tak Pengaruhi Dukungan untuk Palestina
Blak-blakan, Walkot...
Blak-blakan, Walkot New York Mamdani Sebut AS Bertanggung Jawab atas Genosida Gaza
Rekomendasi
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
Indonesia Perlu Arah...
Indonesia Perlu Arah Kebijakan Baru Jadi Pusat Hilirisasi Sawit Dunia
Elon Musk Minta Tak...
Elon Musk Minta Tak Perlu Takut dengan AI, Nikmati Saja
Berita Terkini
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved