Resolusi Majelis Umum PBB Desak Rusia Mundur dari Crimea

Selasa, 08 Desember 2020 - 14:57 WIB
loading...
Resolusi Majelis Umum...
Pasukan Rusia masih menduduki wilayah Crimea. Foto/Anadolu
A A A
NEW YORK - Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Selasa (8/12) mengadopsi resolusi menyeru Rusia mengakhiri pendudukan di Crimea dan mundur dari Ukraina .

“Resolusi menyeru Federasi Rusia, sebagai Kekuatan pendudukan, untuk segera, sepenuhnya dan tanpa syarat menarik pasukan militernya dari Crimea dan mengakhiri pendudukan sementara wilayah Ukraina tanpa menunda,” ungkap pernyataan PBB dalam resolusi yang tak mengikat itu.

Perwakilan Ukraina yang memperkenalkan teks resolusi itu mengatakan, “Dengan menduduki Crimea, Rusia melanggar hukum internasional, dan mengancam perdamaian dan keamanan jauh di luar wilayah Laut Hitam."

Sementara itu, Rusia menyebut teks resolusi tersebut "dipolitisasi". Menurut Rusia, orang Crimea telah memutuskan masa depan mereka melalui referendum. (Baca Juga: Terlalu Curiga Risiko Teror Kelompok Islam, PM Selandia Baru Minta Maaf)



Rusia dan Ukraina telah berselisih sejak 2014 ketika Rusia mencaplok Crimea setelah referendum yang kontroversial. (Lihat Infografis: Ngerinya Senapan Sniper Anak Bangsa, Bikin Tank Tak Berkutik)

Turki serta Majelis Umum PBB memandang aneksasi Crimea itu ilegal. (Lihat Video: Banjir Rendam 10 Kecamatan di Pandeglang, Banten)

Ukraina juga menyalahkan Rusia atas kekerasan separatis di Ukraina timur dekat perbatasan dengan Rusia.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
PBB: Israel Sengaja...
PBB: Israel Sengaja Bunuh Anak-Anak Gaza
Rekomendasi
Legal Standing Belum...
Legal Standing Belum Lengkap, Sidang Perdana Gugatan Bonatua Terhadap KPU-Rektor UGM Ditunda
Prabowo Sindir Penolak...
Prabowo Sindir Penolak MBG: Enggak Ada yang Lebih Genting dari Perut Lapar
Menkeu Purbaya Raih...
Menkeu Purbaya Raih Gelar Profesor Kehormatan Bidang Ekonomi dari Nankai University
Berita Terkini
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Infografis
5 Fakta Jeffrey Epstein:...
5 Fakta Jeffrey Epstein: dari Guru Tanpa Ijazah hingga Dugaan Agen Mossad
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved