1.600 Rohingya Dipindah ke Pulau Terpencil, Ada yang Mengaku Dipaksa

Sabtu, 05 Desember 2020 - 01:01 WIB
loading...
A A A
Seorang wanita berusia 18 tahun mengatakan suaminya telah memasukkan nama mereka ke dalam daftar karena mengira itu untuk jatah makanan. “Dia melarikan diri ketika mereka disuruh pergi ke Bhasan Char. Dia juga bersembunyi di kamp,” ungkap dia.

Mereka termasuk di antara lebih dari 730.000 Rohingya yang melarikan diri dari Myanmar pada 2017 setelah operasi militer yang menurut PBB dilakukan dengan maksud genosida.

Myanmar membantah genosida dan mengatakan pasukannya menargetkan militan Rohingya yang menyerang pos polisi.

“Tidak ada satu pengungsi pun yang boleh dipindahkan sampai semua masalah hak asasi manusia dan kemanusiaan diselesaikan dan persetujuan yang diinformasikan secara asli dijamin,” papar Ismail Wolff, direktur kelompok Fortify Rights.

Human Rights Watch telah mewawancarai 12 keluarga yang namanya ada dalam daftar, tetapi tidak mengajukan diri secara sukarela.

Dua pekerja bantuan, yang berbicara tanpa menyebut nama, mengatakan pengungsi telah mendapat tekanan dari pejabat pemerintah yang menggunakan ancaman dan tawaran uang tunai serta bujukan lainnya agar mereka pergi ke pulau itu.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menteri Bangladesh Selamatkan...
Menteri Bangladesh Selamatkan 'Donald Trump' dari Penyembelihan di Hari Raya Iduladha
Jejak China dalam Konflik...
Jejak China dalam Konflik Myanmar: dari Ekspor Revolusi hingga Kartu Geopolitik
Junta Myanmar Makin...
Junta Myanmar Makin Kuat dengan Dukungan China, Oposisi Melemah
10 Negara yang Mengubah...
10 Negara yang Mengubah Nama Mereka, Alasannya Sangat Beragam
Junta Myanmar Usir Diplomat...
Junta Myanmar Usir Diplomat Timor-Leste karena Buka Kasus Kejahatan Perang
BNP Menang Pemilu Bangladesh,...
BNP Menang Pemilu Bangladesh, Raih 209 dari 297 Kursi
Delegasi Indonesia Soroti...
Delegasi Indonesia Soroti Kerja Paksa Myanmar dan Krisis Rohingya di Sidang ILO Jenewa
Laporan Media: Israel...
Laporan Media: Israel Bangun Jaringan Militer Rahasia di Azerbaijan, Dekat Perbatasan Iran
Gempa M7,8 Filipina...
Gempa M7,8 Filipina Lumpuhkan Bandara General Santos, 17 Penerbangan Dibatalkan!
Rekomendasi
Pakar Ingatkan Galon...
Pakar Ingatkan Galon Guna Ulang Jangan Dipakai Lebih dari Setahun
Edukasi Holistik Nikotin...
Edukasi Holistik Nikotin Ungkap Fakta Ini
Majelis Etik Ungkap...
Majelis Etik Ungkap Hery Susanto Perintahkan Pegawai Ombudsman Tak Sentuh Program MBG
Berita Terkini
Tak Ingin Kerusakan...
Tak Ingin Kerusakan Akibat Serangan Iran Diketahui Dunia, Israel Berlakukan Sensor Militer
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
Hubungan China dan Korut...
Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru
5 Negara yang Mampu...
5 Negara yang Mampu Membuat Jet Tempur Sendiri, Ada yang Produksinya Mencapai Ratusan Unit per Tahun
Rudal Iran Guncang Israel,...
Rudal Iran Guncang Israel, Trump: Netanyahu Tak Boleh Balas Dendam
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved