Berbalas Pantun, China Sebut Tudingan AS 'Ramuan Kebohongan'
Jum'at, 04 Desember 2020 - 19:11 WIB
loading...
A
A
A
Pada jumpa pers reguler, juru bicara urusan luar negeri China, Hua Chunying, mengatakan artikel itu "hanya judul yang sensasional" dan tidak menunjukkan bukti nyata.
"Dia hanya melanjutkan dan mengulangi apa yang menurut saya merupakan 'ramuan kebohongan'," katanya.
"Kami berharap politisi Amerika menghormati fakta, berhenti membuat dan menjual berita palsu, berhenti memalsukan dan menyebarkan virus dan kebohongan politik, serta berhenti merusak hubungan China-AS, jika tidak, itu hanya akan semakin merusak kredibilitas Amerika Serikat," imbaunya seperti dikutip dari The Guardian, Jumat (4/12/2020).
Sebelumnya, juru bicara kedutaan besar China di AS mengatakan kepada Reuters bahwa komentar Ratcliffe mendistorsi fakta dan munafik, serta menunjukkan pola pikir perang dingin yang mengakar dan prasangka ideologis dari beberapa orang di pihak AS. (Baca juga: AS Perketat Aturan Visa untuk Anggota Partai Komunis China 'Jahat' )
"Dia hanya melanjutkan dan mengulangi apa yang menurut saya merupakan 'ramuan kebohongan'," katanya.
"Kami berharap politisi Amerika menghormati fakta, berhenti membuat dan menjual berita palsu, berhenti memalsukan dan menyebarkan virus dan kebohongan politik, serta berhenti merusak hubungan China-AS, jika tidak, itu hanya akan semakin merusak kredibilitas Amerika Serikat," imbaunya seperti dikutip dari The Guardian, Jumat (4/12/2020).
Sebelumnya, juru bicara kedutaan besar China di AS mengatakan kepada Reuters bahwa komentar Ratcliffe mendistorsi fakta dan munafik, serta menunjukkan pola pikir perang dingin yang mengakar dan prasangka ideologis dari beberapa orang di pihak AS. (Baca juga: AS Perketat Aturan Visa untuk Anggota Partai Komunis China 'Jahat' )
(ber)
Lihat Juga :