China Tolak Minta Maaf Soal Foto Tentara Australia Pegang Pisau di Leher Anak Afghanistan

Rabu, 02 Desember 2020 - 16:49 WIB
loading...
China Tolak Minta Maaf...
Foto rekayasa yang diposting diplomat China memperlihatkan tentara Australia memegang pisau di tenggorokan anak kecil Afghanistan. Foto/Twitter/Zhao Lijian
A A A
BEIJING - China menolak minta maaf atas unggahan pejabat Beijing di Twitter yang menggambarkan tentara Australia sedang tertawa sambil memegang pisau di tenggorokan anak kecil Afghanistan. Foto itu diunggah salah satu juru bicara Kementerian Luar Negeri China.

Foto yang merupakan hasil olah digital itu, diunggah oleh juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Zhao Lijian. Perdana Menteri Australia, Scott Morrison menyebut foto itu benar-benar menjijikkan dan Canberra menuntut gambar itu segera dihapus.

"Ini benar-benar keterlaluan dan tidak dapat dibenarkan atas dasar apapun. Pemerintah China harus benar-benar malu dengan posting ini. Itu membuat mereka kehilangan pandangan dunia," kata Morrison.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China lainnya, Hua Chunying mengatakan seharusnya bukan China yang malu atas foto tersebut, tetapi Australia. ( Baca juga: Australia Tuntut China Minta Maaf Soal Foto Tentara di Afghanistan )

"Anda mengutip perkataan pihak Australia bahwa pemerintah China seharusnya malu. Bukankah seharusnya pemerintah Australia merasa malu karena beberapa tentaranya yang bertugas di Afghanistan melakukan kekejaman seperti itu?" tanya Hua, seperti dilansir Sputnik pada Rabu (2/12/2020).

Sementara itu, sebelumnya Kedutaan Besar China di Australia mengatakan politisi di Negeri Kanguru telah "salah membaca" tweet yang menunjukkan gambar rekayasa digital berupa seorang tentara Australia yang memegang pisau berlumuran darah di tenggorokan seorang anak Afghanistan.

"Kemarahan dan raungan beberapa politisi dan media Australia hanyalah salah membaca dan bereaksi berlebihan terhadap tweet Zhao," papar Kedubes China di Canberra. ( Baca juga: AS, China, UEA Berebut Planet Mars, India Segera Invasi Venus )
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China akan Bawa AI ke...
China akan Bawa AI ke Setiap Ruang Kelas, dari SD hingga Universitas
2 Negara Muslim Ini...
2 Negara Muslim Ini Saling Serang, Ini 7 Alasan Konflik Itu Tak Mudah Diselesaikan
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Darat dan Udara ke Afghanistan, 29 Tentara Taliban Tewas
Media Pemerintah China:...
Media Pemerintah China: Jepang Benar-benar Simulasikan Serangan terhadap Kapal Induk Liaoning
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
Masyarakat Indonesia...
Masyarakat Indonesia Bangun Islamic Centre Pertama dan Terbesar di Melbourne dari Eks Kantor Polisi
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 920 Orang Tewas, Hampir 50 Ribu Masih Hilang
Presiden Venezuela Terenyuh...
Presiden Venezuela Terenyuh Puluhan Negara Bantu Cari Korban Gempa, Nyaris 2.000 Orang Tewas
Rekomendasi
Gugatan PMH Legalisir...
Gugatan PMH Legalisir Ijazah Jokowi Masuk Tahap Mediasi
Rupiah Ambruk Dekati...
Rupiah Ambruk Dekati Rp18.000, Dolar AS Masih Terlalu Perkasa
Perjuangan Iran di Piala...
Perjuangan Iran di Piala Dunia 2026 Sentuh Hati Infantino
Berita Terkini
Paksa Rusia Mengakhiri...
Paksa Rusia Mengakhiri Perang, Ukraina Intensifkan Serangan Drone ke Moskow
Siapkan Kemenangan pada...
Siapkan Kemenangan pada Pemilu Pertengahan, Trump Gelar Konvensi Partai Republik
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Rakyat UEA Menikmati Jaringan Kereta Api
Kesepakatan MiG untuk...
Kesepakatan MiG untuk Drone antara Polandia dan Drone Ukraina Batal, Ini Pemicu Utamanya
Sanksi Dicabut, Iran...
Sanksi Dicabut, Iran Jual Minyak 20% Lebih Mahal
Infografis
Demi Foto di Perbatasan...
Demi Foto di Perbatasan Lebanon, 20 Tentara Israel Mati dan Terluka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved