Biden Diyakini Akan Bawa Industri Teknologi AS Terus Tumbuh

Rabu, 02 Desember 2020 - 10:15 WIB
loading...
A A A
Pada Oktober lalu, Biden dilaporkan telah menerima dana bantuan dari perusahaan raksasa teknologi untuk memuluskan kampanye. Para ahli meyakini, donor itu hanyalah strategi untuk melepaskan cengkeraman pemerintah mengingat mereka selalu terjerat hukum dalam 5 tahun terakhir.

Sebelumnya, Biden dikabarkan akan menunjuk Neera Tanden, mantan penasihat Presiden Barack Obama sebagai Menteri Perekonomian (Menko) dan Cecilia Rouse sebagai Kepala Dewan Penasihat Ekonomi.

Biden juga akan mengangkat Wally Adeyemo, penasihat senior ekonomi internasional masa pemerintahan Obama, untuk membantu Menteri Keuangan (Menkeu) Janet Yellen, dengan menunjuknya sebagai Wamenkeu. Ahli ekonomi Jared Bernstein dan Heather Boushey juga direncanakan menjadi anggota Dewan Penasihat Ekonomi. Begitu pun dengan Brian Deese, penasihat senior andalan Obama, yang akan mengepalai Dewan Ekonomi Nasional. (Baca juga: Covid-19 Bisa Sebabkan Gigi Penderita Tanggal)

Sejauh ini, tim transisi Biden menolak berkomentar terkait hal itu. Namun, semua nominasi yang diajukan Biden akan memerlukan persetujuan dari Senat lebih dulu. Para ahli menilai, penyusunan kabinet ekonomi Biden menjadi pusat peperangan antara kelompok sentris dan progresif. Kelompok sentris berharap ekonomi AS akan kompetitif dan berbasis keahlian, sedangkan progresif ingin membentuk kapitalisme yang lebih adil bagi semua pelaku bisnis nasional.

Sama seperti masa Obama pada 2009, tim ekonomi Biden juga akan menghadapi tantangan krisis ekonomi dalam jangka pendek saat menjabat pada 20 Januari 2021. Bedanya, kali ini permasalahan itu muncul akibat wabah virus corona yang memperlebar jurang kekayaan dan mengancam bisnis. Kelompok progresif berjanji akan mengatasi permasalahan ini secara pelan-pelan dan merata. Mereka juga mendesak Biden memerhatikan rakyat kecil.

“Penunjukan kabinet ekonomi saat ini merepresentasikan keanekaragaman, keahlian, dan pengalaman panjang di Washington serta kompetensi dan sanitasi,” ujar Matt Bennett, salah satu pendiri konsultan politik Third Way. Namun, beberapa ahli mempertanyakan penunjukan Deese, pejabat eksekutif BlaclRock Inc. Menurut Jeff Hauser dari Revolving Door Project, Deese akan kebingungan saat sejumlah kebijakan mengancam perusahaannya. (Baca juga: Moeldoko Ungkap Sulitnya Menumpas Kelompok MIT Pimpinan Ali Kalora)

“Dia mungkin akan bolos dalam sebagian besar tugasnya atau memprosesnya tanpa menimbulkan konflik kepentingan,” ujar Hauser. Selain Deese, anggota lain yang kemungkinan akan menuai kritikan ialah Tanden, kepala think tank Center for American Progress, yang mendukung Hillary Clinton dibanding Bernie Sanders pada pemilihan presiden (Pilpres) 2016. Dia dinilai sebagai ekonom yang berpihak pada sayap kiri.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Keluarga Peter Crouch...
Keluarga Peter Crouch Cerita Susahnya Masuk AS saat Piala Dunia 2026
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 5.208 Jiwa, 16.740 Orang Terluka
Walkot New York Mamdani...
Walkot New York Mamdani Sebut Netanyahu Arsitek Genosida, Desak AS Tangkap
Rekomendasi
Danantara Pangkas Ribuan...
Danantara Pangkas Ribuan BUMN Jadi 200-300 Entitas, Langkah Rasional Selamatkan Aset Negara
Sentul Drag Record Simpati...
Sentul Drag Record Simpati 5G Akhir Pekan Ini Hadir dengan Konsep Baru
Menimbang Bioetanol...
Menimbang Bioetanol Berbasis Tetes Tebu
Berita Terkini
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
Infografis
Senjata Makan Tuan,...
Senjata Makan Tuan, Tarif Trump Ancam Industri Senjata AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved