Terbakar Hebat 4 Hari, Tamat Sudah Kapal Perang AS Bonhomme Richard
Selasa, 01 Desember 2020 - 11:25 WIB
loading...
A
A
A
Opsi lain yang dipertimbangkan Angkatan Laut, yaitu mengubah Bonhomme Richard seberat 41.000 ton menjadi kapal rumah sakit, yang akan menelan biaya USD1 miliar. Tetapi, kata Ver Hage, itu memakan waktu yang sama.
Sebaliknya, kapal akan dinonaktifkan, sebuah proses yang hanya akan memakan waktu satu tahun dan menelan biaya USD30 juta. (Baca: Setelah Ilmuwan Nuklir, Kini Komandan IRGC Iran Tewas Diserang Drone )
"Kami tidak mengambil keputusan ini dengan mudah," kata Sekretaris Angkatan Laut Kenneth Braithwaite kepada Times of San Diego, yang dilansir Selasa (1/12/2020).
"Setelah penilaian material yang ekstensif di mana berbagai tindakan dipertimbangkan dan dievaluasi, kami sampai pada kesimpulan bahwa tidak bertanggung jawab secara fiskal untuk memulihkannya.”
"Meskipun menyedihkan bagi saya bahwa tidak efektif biaya untuk membawanya kembali, saya tahu warisan kapal ini akan terus hidup melalui pria dan wanita pemberani yang berjuang keras untuk menyelamatkannya,” ujarnya.
Dimulai pada 12 Juli, kebakaran yang diyakini telah dimulai di area penyimpanan di Bonhomme Richard berkobar selama empat hari saat kapal berlabuh di San Diego. Kobaran api melukai sedikitnya 63 orang dan menyebabkan kerusakan parah pada kapal perang tersebut, membuat struktur atas aluminiumnya bengkok dan membuatnya miring ke sisi kanan. (Baca juga: ULMWP Calonkan Benny Wenda sebagai Presiden Interim Papua Barat )
Sebaliknya, kapal akan dinonaktifkan, sebuah proses yang hanya akan memakan waktu satu tahun dan menelan biaya USD30 juta. (Baca: Setelah Ilmuwan Nuklir, Kini Komandan IRGC Iran Tewas Diserang Drone )
"Kami tidak mengambil keputusan ini dengan mudah," kata Sekretaris Angkatan Laut Kenneth Braithwaite kepada Times of San Diego, yang dilansir Selasa (1/12/2020).
"Setelah penilaian material yang ekstensif di mana berbagai tindakan dipertimbangkan dan dievaluasi, kami sampai pada kesimpulan bahwa tidak bertanggung jawab secara fiskal untuk memulihkannya.”
"Meskipun menyedihkan bagi saya bahwa tidak efektif biaya untuk membawanya kembali, saya tahu warisan kapal ini akan terus hidup melalui pria dan wanita pemberani yang berjuang keras untuk menyelamatkannya,” ujarnya.
Dimulai pada 12 Juli, kebakaran yang diyakini telah dimulai di area penyimpanan di Bonhomme Richard berkobar selama empat hari saat kapal berlabuh di San Diego. Kobaran api melukai sedikitnya 63 orang dan menyebabkan kerusakan parah pada kapal perang tersebut, membuat struktur atas aluminiumnya bengkok dan membuatnya miring ke sisi kanan. (Baca juga: ULMWP Calonkan Benny Wenda sebagai Presiden Interim Papua Barat )
Lihat Juga :