Hanya Berjarak 10 Km, Kinmen Milik Taiwan Rentan Diinvasi China

Selasa, 01 Desember 2020 - 07:08 WIB
loading...
A A A
"Itu layak (mereka bisa diserang) tapi saya rasa tidak ada manfaatnya bagi China untuk mengambilnya," ujarnya.

"Mereka tidak sepenuhnya keluar dari meja, tetapi ancaman terhadap mereka adalah cara untuk menekan Taiwan."

Sung mengatakan ada dua alasan China—dalam beberapa tahun terakhir—enggan melakukan tindakan militer terhadap Kinmen.

“Salah satunya simbolis. Karena Kinmen tidak pernah menjadi bagian dari Taiwan (provinsi), Republik Rakyat China (RRC) tidak ingin Taiwan merasa terlalu nyaman menjadi orang Taiwan saja. Seolah-olah saya menghabiskan seluruh waktu saya dengan warga Queensland, saya akan merasa saya hanyalah seorang Queensland, bukan Australia," paparnya.

"Jadi mereka meninggalkan Kinmen sendirian karena itu adalah tali pusar ke China yang lebih besar," katanya.

Lalu ada alasan lainnya, alasan yang memfokuskan pikiran di Beijing: reaksi Washington.

Amerika Serikat (AS) belum mengatakan akan membalas jika China menginvasi Kinmen atau Matsu—tetapi juga belum mengatakan tidak akan melakukannya.

“AS memiliki jaminan keamanan yang agak ambigu untuk Taiwan. Jika China mengacaukan Taiwan, AS dapat mengintervensi secara militer, jadi sementara RRC memiliki kapasitas untuk mengambil Kinmen, itu mungkin keuntungan yang terlalu kecil untuk pertaruhan sebesar itu."

Sebaliknya, Beijing memiliki beberapa wortel yang berair untuk orang-orang Kinmen.

Selain sejumlah turis dengan dompet besar yang berkunjung dari daratan China, China sekarang juga memasok air minum untuk Kinmen. Ada rencana untuk sambungan listrik dan gas dan bahkan jembatan ke Xiamen.

"Ini akan berdampak pada kehadiran warga sipil China yang lebih besar di Kinmen dan berarti pulau itu akan lebih bergantung pada daratan," kata Sung.

Dia berspekulasi bahwa jika Beijing akan menangkap setiap pulau yang dikuasai Taiwan, itu mungkin Pulau Taiping yang hanya dihuni oleh tentara.

"Taiping lebih jauh dan jauh dari pandangan jadi jika China mengambilnya tidak akan mengecewakan orang sebanyak yang mengambil Kinmen," paparnya.

Yang tidak diragukan lagi adalah tekad teguh kediktatoran Beijing bahwa ia berhak memiliki Taiwan—apa pun yang mungkin dipikirkan oleh orang Taiwan itu sendiri.

Jika China mengambil langkah invasi, pulau yang terapung di lepas pantai salah satu kota terbesarnya kemungkinan akan menjadi bagian pertama Taiwan yang menyerah.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Viral, Ribuan Warga...
Viral, Ribuan Warga Malaysia Antre 2 Km di Bawah Terik Matahari untuk Melamar Kerja
Rekomendasi
Davina Karamoy Dicecar...
Davina Karamoy Dicecar 30 Pertanyaan Terkait Kasus Hanania Travel
TMCR 2026 Ajak Warga...
TMCR 2026 Ajak Warga Jelajahi Jakarta Jelang Usia 500 Tahun
Komunikasi Terbuka Jadi...
Komunikasi Terbuka Jadi Kunci Hubungan yang Lebih Sehat
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Infografis
10 Universitas Terbaik...
10 Universitas Terbaik di Indonesia Versi THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved