Hanya Berjarak 10 Km, Kinmen Milik Taiwan Rentan Diinvasi China

Selasa, 01 Desember 2020 - 07:08 WIB
loading...
A A A
Kemarahan Beijing dipicu pada 2016 ketika Tsai Ing-wen dari Partai Progresif Demokratik (DPP), yang melihat masa depan Taiwan terpisah dari daratan China, terpilih sebagai Presiden.

Sejak itu, pemimpin China Xi Jinping menjadi semakin keras dalam ancamannya untuk merebut Taiwan—dan itu termasuk Kinmen—dengan paksa. (Baca juga: Terpeleset, Presiden AS Joe Biden Mengalami Patah Tulang Kaki )

Tapi ancaman Beijing dan penolakan China atas kebebasan Hong Kong hanya mengakibatkan Tsai terpilih kembali secara telak awal tahun ini.

Di Kinmen, bagaimanapun, Tsai hanya memperoleh 21 persen suara dalam jajak pendapat tahun 2020. Itu mungkin tampak seperti kegagalan, tetapi Sung berkata sebaliknya.

“Kinmen biasanya sangat tidak ramah kepada DPP; pada 2018 hanya mendapat empat persen suara," katanya.

"Sikapnya sepertinya 'Anda (Taiwan) bisa bahagia dan mandiri tapi kita di garis depan, kita yang pertama pergi',” ujarnya.

"Tapi partai yang berkuasa melakukan pekerjaan yang baik untuk meningkatkan ancaman militer China."

Kinmen selalu berbeda dari wilayah Taiwan lainnya. Ada perbedaan sikap di sini terhadap tetangganya yang besar dan provokatif.

Sebelum 1949, itu sama sekali bukan bagian dari Taiwan tetapi diperintah oleh provinsi Fujian di daratan utama.

Penduduk Kinmen berbagi dialek dan sejarah dengan mereka yang sekarang hanya berjarak 22 menit naik feri menyeberangi teluk. Di beberapa jalan bendera Taiwan dan China berkibar berdampingan.

“Kinmen dan Matsu tidak pernah diserahkan ke Jepang, jadi mereka tidak berbagi banyak pengalaman sejarah yang menentukan Taiwan,” kata Sung.

Ada juga beberapa keluhan dengan Taipei. Penarikan ribuan pasukan dari pulau itu pada 2013 dan pengurangan pegawai negeri mengguncang ekonomi lokal. Pariwisata dari daratan China telah membuat Kinmen tetap bertahan.

Meskipun demikian, orang-orang Kinmen menghargai demokrasi sebagai bagian dari Taiwan.

Ketika ketegangan meningkat di seluruh selat, kekhawatiran bahwa Beijing mungkin memanfaatkan ancamannya untuk mengambil Taiwan dengan paksa. Kinmen akan menjadi makanan pembuka yang lezat untuk makanan utama.

“Kinmen dan Matsu rentan; Taiwan tidak dapat mempertahankan mereka dengan senjata konvensional," kata Sung.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Trump: Kemampuan Militer...
Trump: Kemampuan Militer Iran Jauh Melemah
Rekomendasi
Baterai Menyatu Rangka,...
Baterai Menyatu Rangka, Jok Jadi Kasur, Layar Dasbor 2.5K, Leapmotor B10 SUV China Rasa Eropa
Fresh Graduate Merapat!...
Fresh Graduate Merapat! Magang Nasional Angkatan 2 2026 Segera Dibuka
Puasa Tasua, Keutamaan...
Puasa Tasua, Keutamaan dan Jadwal Pelaksanaannya
Berita Terkini
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Infografis
10 Universitas Terbaik...
10 Universitas Terbaik di Indonesia Versi THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved