Menara Jembatan Canakkale di Turki Lebih Tinggi dari Menara Eiffel

loading...
Menara Jembatan Canakkale di Turki Lebih Tinggi dari Menara Eiffel
Jembatan Canakkale 1915 sedang dibangun di barat laut Turki. Foto/Anadolu
ANKARA - Setelah melampaui ketinggian Menara Eiffel di Paris, Jembatan Canakkale 1915 di barat laut Turki sedang dalam pembangunan menjadi jembatan gantung bentang menengah terpanjang di dunia.

Dibuat untuk menghubungkan Eropa dan Asia setelah selesai pembangunan, arsitektur jembatan ini unik dalam hal warna, gambar, dan menara itu menjulang melebihi Eiffel dengan tinggi 300 meter.

Jembatan Canakkale berada di salah satu tepi sungai Dardanella, selat di provinsi Canakkale, antara Laut Aegea di selatan dan Laut Marmara di utara.

Didesain untuk melambangkan selongsong artileri sebagai penghargaan untuk Pertempuran Gallipoli saat Perang Dunia I yang legendaris, menara itu menjulang setinggi 318 meter, dengan bentang tengah 2.023 meter, melambangkan ulang tahun ke-100 berdirinya Republik Turki. (Baca Juga: Israel Hancurkan Tangga Bersejarah Menuju Masjid Al-Aqsa)



Untuk melambangkan bendera Turki, menara akan menampilkan warna merah dan putih, sedangkan total panjang jembatan mencapai 4.608 meter. (Lihat Infografis: Pesawat Luar Angkasa China Berhasil Masuk Orbit Bulan)

Ini akan menjadi salah satu persimpangan paling penting di dunia setelah selesai pembangunannya, dengan pembukaan dijadwalkan pada 18 Maret 2022. (Lihat Video: Polisi Akan Panggil 10 Orang Terkait Laporan Terhadap RS UMMI)

Pembangunan telah berlangsung sejak upacara peletakan batu pertama yang dihadiri Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada 18 Maret 2017.





Jembatan ini tampaknya menjadi salah satu upaya Turki membangun ikon baru di negaranya.

Saat ini Turki terus memperluas pengaruh di kawasan dan terlibat dalam berbagai konflik di Timur Tengah dan Eropa.
(sya)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top