Demi Uji Vaksin, 14.000 Orang Akan Diinfeksi Virus Corona

Selasa, 12 Mei 2020 - 08:37 WIB
loading...
A A A
Tapi tidak semua orang senang dengan momentum itu. Konsep studi tantangan manusia selamanya akan dinodai oleh eksperimen non-konsensual pada populasi tawanan atau cacat, termasuk penelitian kamp konsentrasi Nazi. Meskipun versi virus corona adalah konsensus, itu akan menghadirkan risiko baru dan tidak diketahui. Ada sedikit konsensus tentang pengobatan, tingkat kematian atau efek jangka panjang—apalagi siapa dan bagaimana ia membunuh.

Keputusan akhir akan jatuh ke tangan FDA. Sejauh ini, tiga perusahaan AS—Pfizer, Inovio dan Moderna—telah mencapai setidaknya satu fase dalam uji klinis, dan FDA dalam pernyataan kepada NBC News yang dilansir Senin (11/5/2020) tidak mengomentari apakah studi tantangan manusia belum diusulkan untuk di baris bawah. Tetapi lebih dari setengah lusin ahli mengatakan kepada NBC News bahwa mereka mengharapkan proposal ini akan datang.

"Uji coba tantangan mungkin berakhir mendorong amplop ketika datang ke risiko penelitian yang masuk akal," kata Dr David Magnus, direktur Stanford Center for Biomedical Ethics. "Saya tidak tahu seberapa jauh itu akan didorong sebelum orang mengatakan tidak."
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Keluarga Peter Crouch...
Keluarga Peter Crouch Cerita Susahnya Masuk AS saat Piala Dunia 2026
WHO: Wabah Ebola Telah...
WHO: Wabah Ebola Telah Tewaskan Lebih dari 1.000 Orang di RD Kongo dan Uganda
Iran Ancam Serang Fasilitas...
Iran Ancam Serang Fasilitas Energi Negara-Negara Arab, jika..
Rekomendasi
Prabowo Singgung Londo...
Prabowo Singgung Londo Ireng: Sekarang Pakai Baju Wartawan, Pengamat, hingga LSM
Hadiri Harlah ke-28...
Hadiri Harlah ke-28 PKB, Partai Perindo Ajak Kolaborasi Bangun Ekonomi Kerakyatan
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
Berita Terkini
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Infografis
Bill Gates Sumbang Rp2,6...
Bill Gates Sumbang Rp2,6 Triliun tapi Minta Uji Vaksin di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved