AS Tarik Rudal Patriot, Arab Saudi Siap Kerahkan Sistem Rudalnya Sendiri
Selasa, 12 Mei 2020 - 07:40 WIB
loading...
Sistem pertahanan rudal Patriot Amerika Serikat. Foto/REUTERS
A
A
A
RIYADH - Arab Saudi bersiap mengerahkan sistem pertahanan rudalnya sendiri untuk melindungi instalasi minyak di timur negara itu. Langkah itu diambil setelah Amerika Serikat (AS) menarik dua baterai rudal sistem rudal Patriot -nya dari wilayah kerajaan tersebut.
Media milik Arab Saudi, Al-Arabiya, melaporkan pada Senin bahwa Riyadh akan mengerahkan baterai sistem rudal Patriot Advanced Capabilities-3 (PAC-3) miliknya sendiri ke provinsi timur yang kaya minyak untuk menggantikan rudal baterai sistem rudal surface-to-air Patriot AS, yang dimaksudkan untuk melindungi aset darat dari serangan rudal dan pesawat musuh.
Sistem rudal PAC-3 sering digunakan oleh Arab Saudi untuk mencegat atau mengintersepsi rudal balistik jarak pendek yang ditembakkan oleh pemberontak Houthi Yaman ke wilayah Saudi.
Mengutip Al-Arabiya, Selasa (12/5/2020), AS memutuskan untuk menarik dua dari empat baterai sistem rudal Patriot dari Pangkalan Udara Prince Sultan (Pangeran Sultan), sekitar 80 km selatan Riyadh. Dua sisanya akan tetap berada di pangkalan tersebut. (Baca: AS Tarik Rudal Patriot dan Puluhan Tentara dari Arab Saudi )
AS mengerahkan empat baterai sistem misil itu ke Kerajaan Arab Saudi pada akhir September lalu setelah serangkaian serangan drone bersenjata dan rudal yang menargetkan dua fasilitas minyak Saudi di Abqaiq dan Khurais.
Media milik Arab Saudi, Al-Arabiya, melaporkan pada Senin bahwa Riyadh akan mengerahkan baterai sistem rudal Patriot Advanced Capabilities-3 (PAC-3) miliknya sendiri ke provinsi timur yang kaya minyak untuk menggantikan rudal baterai sistem rudal surface-to-air Patriot AS, yang dimaksudkan untuk melindungi aset darat dari serangan rudal dan pesawat musuh.
Sistem rudal PAC-3 sering digunakan oleh Arab Saudi untuk mencegat atau mengintersepsi rudal balistik jarak pendek yang ditembakkan oleh pemberontak Houthi Yaman ke wilayah Saudi.
Mengutip Al-Arabiya, Selasa (12/5/2020), AS memutuskan untuk menarik dua dari empat baterai sistem rudal Patriot dari Pangkalan Udara Prince Sultan (Pangeran Sultan), sekitar 80 km selatan Riyadh. Dua sisanya akan tetap berada di pangkalan tersebut. (Baca: AS Tarik Rudal Patriot dan Puluhan Tentara dari Arab Saudi )
AS mengerahkan empat baterai sistem misil itu ke Kerajaan Arab Saudi pada akhir September lalu setelah serangkaian serangan drone bersenjata dan rudal yang menargetkan dua fasilitas minyak Saudi di Abqaiq dan Khurais.
Lihat Juga :