UEA Turut Kutuk Pembunuhan Fakhrizadeh dan Desak Semua Pihak Tahan Diri
Senin, 30 November 2020 - 12:21 WIB
loading...
A
A
A
Desakan itu muncul dalam opini di surat kabar garis keras yang pemimpin redaksinya adalah salah satu penasihat Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollahh Ali Khamenei di masa lalu, Hossein Shariatmadari.
Opini di surat kabar Kahyan yang diterbitkan hari Minggu (29/11/2020) menyatakan Teheran harus menyerang Haifa jika Israel terbukti membunuh Fakhrizadeh. Haifa disarankan jadi target karena selain bisa menyebabkan kerusakan fasilitas, juga akan menyebabkan banyak korban jiwa.
Opini yang ditulis analis Iran; Sadollah Zarei, tersebut mengatakan bahwa reaksi Iran terhadap dugaan serangan udara Israel yang menewaskan pasukan Garda Revolusi di Suriah selama ini tidak cukup jauh untuk menghalau Israel.
"Menyerang Haifa dan membunuh sejumlah besar orang pasti akan mengarah pada pencegahan, karena Amerika Serikat (AS) dan rezim Israel serta agennya sama sekali tidak siap untuk mengambil bagian dalam perang dan konfrontasi militer," tulis Zarei. ( Baca juga: Ilmuwan Nuklirnya Dibunuh, Iran Didesak Serang Haifa Israel )
Dia mengatakan serangan terhadap Haifa harus lebih besar dari serangan rudal balistik Iran terhadap pasukan AS di Irak setelah serangan pesawat tak berawak AS yang menewaskan jenderal senior Iran, Qassem Soleimani, di Irak pada Januari lalu.
Opini di surat kabar Kahyan yang diterbitkan hari Minggu (29/11/2020) menyatakan Teheran harus menyerang Haifa jika Israel terbukti membunuh Fakhrizadeh. Haifa disarankan jadi target karena selain bisa menyebabkan kerusakan fasilitas, juga akan menyebabkan banyak korban jiwa.
Opini yang ditulis analis Iran; Sadollah Zarei, tersebut mengatakan bahwa reaksi Iran terhadap dugaan serangan udara Israel yang menewaskan pasukan Garda Revolusi di Suriah selama ini tidak cukup jauh untuk menghalau Israel.
"Menyerang Haifa dan membunuh sejumlah besar orang pasti akan mengarah pada pencegahan, karena Amerika Serikat (AS) dan rezim Israel serta agennya sama sekali tidak siap untuk mengambil bagian dalam perang dan konfrontasi militer," tulis Zarei. ( Baca juga: Ilmuwan Nuklirnya Dibunuh, Iran Didesak Serang Haifa Israel )
Dia mengatakan serangan terhadap Haifa harus lebih besar dari serangan rudal balistik Iran terhadap pasukan AS di Irak setelah serangan pesawat tak berawak AS yang menewaskan jenderal senior Iran, Qassem Soleimani, di Irak pada Januari lalu.
(esn)
Lihat Juga :