AS Akui Kerahkan Kapal Induk Nimitz ke Kawasan Teluk

Minggu, 29 November 2020 - 18:26 WIB
loading...
AS Akui Kerahkan Kapal...
Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) membenarkan kabar bahwa mereka telah mengerahkan kapal induk USS Nimitz ke kawasan Teluk. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Angkatan Laut Amerika Serikat (AS ) membenarkan kabar bahwa mereka telah mengerahkan kapal induk USS Nimitz ke kawasan Teluk. Namun, Washington membantah pengerahan ini terkait dengan pembunuhan ilmuwan Iran , Mohsen Fakhrizadeh.

Juru bicara Armada ke-5 AS, Rebecca Rebarich mengatakan bahwa kembalinya kelompok kapal perang yang dipimpin oleh USS Nimitz ke wilayah Teluk itu tidak terkait dengan "ancaman khusus", merujuk pada kemungkinan adanya serangan terhadap pasukan AS di kawasan Timur Tengah, sebagai aksi balasan atas kematian Fakhrizadeh.

"Tidak ada ancaman khusus yang memicu kembalinya kelompok kapal perang yang dipimpin oleh USS Nimitz," katanya dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Channel News Asia pada Minggu (29/11/2020). ( Baca juga: Benarkah China Kalahkan AS Cs dalam Perlombaan Luar Angkasa? )

"Kembalinya Nimitz berpusat pada menjaga kemampuan CENTCOM untuk tetap pada postur dan siap untuk membantu menjaga stabilitas dan keamanan kawasan," sambungnya, mengacu pada Komando Pusat AS.

Pentagon sebelumnya mengatakan bahwa kapal induk itu dikerahkan untuk memberikan dukungan tempur dan perlindungan udara saat proses penarikan ribuan pasukan AS dari Irak dan Afghanistan pada pertengahan Januari.

Sekitar 2.000 tentara akan ditarik dari Afghanistan dan 500 dari Irak, meninggalkan sekitar 2.500 tentara AS di setiap negara. ( Baca juga: AS Kerahkan Kapal Induk Nimitz setelah Ilmuwan Nuklir Iran Dibunuh )

Armada yang dipimpin oleh USS Nimitz, salah satu kapal perang terbesar di dunia - baru-baru ini bergabung dengan Australia, kembali ke Teluk setelah melakukan latihan militer gabungan dengan India dan Jepang.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
Analis Israel: Netanyahu...
Analis Israel: Netanyahu Pembohong yang Dipermalukan Trump dalam Kesepakatan AS-Iran
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Trump Telah Teken Nota...
Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya
Langka, Trump Bela Hak...
Langka, Trump Bela Hak Iran Memiliki Rudal Balistik
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Dokumen Rahasia Bocor!...
Dokumen Rahasia Bocor! Qatar Diam-diam Tawarkan Kesepakatan Gelap ke Iran
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Viral, Ribuan Warga...
Viral, Ribuan Warga Malaysia Antre 2 Km di Bawah Terik Matahari untuk Melamar Kerja
Rekomendasi
Resmi Masuk Daftar Belanja...
Resmi Masuk Daftar Belanja TNI AU, Ini Spesifikasi Chengdu J-10C Buatan China yang Akan Perkuat Langit Indonesia
Eksekusi Hotel Sultan...
Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, Simpatisan Lempari Polisi dan TNI dengan Batu
Kabar Duka, Mantan KSAL...
Kabar Duka, Mantan KSAL Laksamana TNI Purn Achmad Sutjipto Meninggal Dunia
Berita Terkini
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
Analis Israel: Netanyahu...
Analis Israel: Netanyahu Pembohong yang Dipermalukan Trump dalam Kesepakatan AS-Iran
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Infografis
Spesifikasi Sistem Rudal...
Spesifikasi Sistem Rudal Patriot yang Dikirim AS ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved