Menteri Israel Mengaku Tak Tahu Dalang Pembunuhan Fakhrizadeh

Minggu, 29 November 2020 - 12:40 WIB
loading...
Menteri Israel Mengaku...
Menteri Urusan Pemukiman Israel, Tzachi Hanegbi mengatakan bahwa pihaknya tidak tahu siapa yang berada di balik pembunuhan fisikawan nuklir Iran, Mohsen Fakhrizadeh. Foto/REUTERS
A A A
TEL AVIV - Menteri Urusan Pemukiman Israel , Tzachi Hanegbi mengatakan bahwa pihaknya tidak tahu siapa yang berada di balik pembunuhan fisikawan nuklir Iran, Mohsen Fakhrizadeh. Iran tuding Israel berada di balik pembunuhan Fakhrizadeh.

Hanegbi, yang merupakan orang kepercayaan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengatakan dia sejauh ini belum memiliki informasi mengenai pembunuhan Fakhrizadeh. ( Baca juga: Mengenal Mohsen Fakhrizadeh, 'Bapak Bom Nuklir Iran' yang Tewas Dibunuh )

“Saya tidak tahu siapa yang melakukannya. Bukan karena bibir saya tertutup karena saya yang bertanggung jawab, saya benar-benar tidak tahu, "kata Hanegbi, seperti dilansir Al Arabiya pada Minggu (29/11/2020).

Sebelumnya, Presiden Iran, Hassan Rouhani tuduh Israel membunuh Fakhrizadeh. "Rakyat kami lebih bijaksana daripada jatuh ke dalam perangkap rezim Zionis (Israel). Iran pasti akan merespon kemartiran ilmuwan kami pada waktu yang tepat," tegas Rouhani.

“Sekali lagi, tangan jahat Arogansi Global dan para tentara bayaran Zionis (Israel) ternoda dengan darah seorang putra Iran," sambungnya. Dia menambahkan kematian Fakhrizadeh tidak akan memperlambat program nuklir Iran.

Sementara itu, Jerman mengaku khawatir bahwa pembunuhan Fakhrizadeh dapat meningkatkan ketegangan di kawasan Timur Tengah. ( Baca juga: Israel Dituding Jadi Dalang Pembunuhan Ilmuwan Nuklir Iran )

"Kami sangat prihatin dengan laporan dari Iran bahwa Mohsen Fakhrizadeh tewas dalam serangan itu. Kami belum memiliki informasi sendiri tentang insiden tersebut. Namun, sudah jelas bahwa pembunuhan Mohsen Fakhrizadeh akan kembali memperburuk situasi di wilayah tersebut, pada saat kita tidak membutuhkan eskalasi seperti itu," kata Kementerian Luar Negeri Jerman.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Tolak Klaim AS, Iran...
Tolak Klaim AS, Iran Tegaskan Aset yang Dicairkan Tidak untuk Beli Produk Pertanian Amerika
Mesir vs Iran: Misi...
Mesir vs Iran: Misi Bersejarah Tim Melli Berlanjut atau Berakhir?
Kapal Penangkap Ikan...
Kapal Penangkap Ikan Tenggelam di Lepas Pantai Busan, 2 Awak Asal Indonesia Hilang
Gempa M7,2 di Jepang:...
Gempa M7,2 di Jepang: Gedung-Gedung di Tokyo Berguncang, Korban Nihil
Rekomendasi
AS Bidik Tuan Rumah...
AS Bidik Tuan Rumah Piala Dunia 2038
Bukan Messi atau Ronaldo,...
Bukan Messi atau Ronaldo, Hanya Kylian Mbappe yang Kenakan Lencana Istimewa di Piala Dunia 2026
Uruguay Tersingkir,...
Uruguay Tersingkir, Spanyol Juara Grup C dan Tembus Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Berita Terkini
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved