400.000 Personel Militer Rusia Mulai Divaksinasi Covid-19
Sabtu, 28 November 2020 - 00:53 WIB
loading...
A
A
A
Pada hari Jumat, diumumkan bahwa perusahaan farmasi India Hetero akan memproduksi lebih dari 100 juta dosis Sputnik V berdasarkan kesepakatan dengan dana kekayaan negara, RDIF, Rusia, Reuters melaporkan.
Institut Vektor Siberia sedang mengembangkan vaksin yang disebut EpiVacCorona, tetapi dikatakan bahwa suntikan tambahan akan diperlukan hingga 10 bulan setelah dua suntikan pertama dan kemudian setiap tiga tahun. Lembaga itu mengatakan pada hari Jumat pihaknya dapat menghasilkan hingga 5 juta dosis vaksinnya setiap tahun.
Pengumuman Rusia pada bulan Agustus bahwa negara itu adalah negara pertama yang menyetujui vaksin memicu kekhawatiran atas transparansi dan apakah pengembangannya telah dilakukan secara terburu-buru.(Baca juga: Peretas Rusia dan Korea Utara Incar Vaksin Covid-19 )
Institut Vektor Siberia sedang mengembangkan vaksin yang disebut EpiVacCorona, tetapi dikatakan bahwa suntikan tambahan akan diperlukan hingga 10 bulan setelah dua suntikan pertama dan kemudian setiap tiga tahun. Lembaga itu mengatakan pada hari Jumat pihaknya dapat menghasilkan hingga 5 juta dosis vaksinnya setiap tahun.
Pengumuman Rusia pada bulan Agustus bahwa negara itu adalah negara pertama yang menyetujui vaksin memicu kekhawatiran atas transparansi dan apakah pengembangannya telah dilakukan secara terburu-buru.(Baca juga: Peretas Rusia dan Korea Utara Incar Vaksin Covid-19 )
(ber)
Lihat Juga :