Covid-19 Sebabkan Angka Pengangguran di AS Meningkat Tajam

Senin, 11 Mei 2020 - 22:35 WIB
loading...
Covid-19 Sebabkan Angka...
Menteri Keuangan AS, Steven Mnuchin mengatakan bahwa tingkat pengangguran riil sudah bisa mendekati 25 persen. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Angka pengangguran di Amerika Serikat (AS) meningkat karena adanya pandemi Covid-19. Tingkat pengangguran pada April naik tiga kali lipat menjadi 14,7 persen, tertinggi sejak 1930-an dan itu hanya akan memburuk pada Mei karena PHK menyebar lebih lanjut ke pekerjaan kerah putih.

Menteri Keuangan AS, Steven Mnuchin mengatakan bahwa tingkat pengangguran riil sudah bisa mendekati 25 persen, berdasarkan tujuh juta pekerja tambahan yang telah kehilangan pekerjaan sejak angka-angka bulanan April dikompilasi dan mereka yang berhenti mencari pekerjaan.

"Angka-angka yang dilaporkan mungkin akan menjadi lebih buruk sebelum menjadi lebih baik," kata Mnuchin dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir South China Morning Post pada Senin (11/5/2020).

Penasihat Gedung Putih, Kevin Hassett mengatakan pengangguran mungkin memuncak 20 persen pada Mei atau Juni sebelum ekonomi mulai kembali dari penutupan terkait Covid-19 pada paruh kedua 2020.

Mnuchin dan Hassett menekankan bahwa jatuhnya pasar kerja terjadi sebagai akibat dari penutupan yang disengaja dari ekonomi AS untuk memperlambat penyebaran virus Corona, bukan karena faktor struktural.

Hassett mengatakan, pemerintahan Donald Trump, Kongres dan Federal Reserve telah membangun jembatan ke sisi lain dari pandemi Covid-19 dengan program stimulus ekonomi hingga USD 9 triliun sejauh ini.

"Saat ini kami sudah membeli waktu. Namun, tidak ada yang tahu pasti apakah itu akan berhasil. Administrasi sedang mempersiapkan skenario mana pun, bahwa lebih banyak jembatan akan dibutuhkan, atau bahwa ekonomi akan mulai pulih lebih cepat," katanya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Zelensky Ajak Putin...
Zelensky Ajak Putin Bertemu di AS: Kalau Diminta Trump Dia Sulit Menolak
Rekomendasi
Momen Tahun Baru Islam...
Momen Tahun Baru Islam 1448 H, Dompet Dhuafa Perkuat Program Anak Yatim melalui BesTeam
Tahfidz 11 Juz, Alhazen...
Tahfidz 11 Juz, Alhazen Nufail Dapat Beasiswa Yayasan Al-Azhar Kelapa Gading
Ketika Kebaikan Menjadi...
Ketika Kebaikan Menjadi Strategi: Akhir Dominasi Reward dan Punishment?
Berita Terkini
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved