Trump Menolak Menyerah Meski Proses Transisi Sudah Dimulai

Selasa, 24 November 2020 - 16:00 WIB
loading...
Trump Menolak Menyerah...
Presiden AS Donald Trump akan meneruskan gugatan pilpres meski proses transisi sudah dimulai. Foto/ABC
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan dirinya tidak akan pernah menyerah untuk menggugat hasil pemilu presiden (pilpres) . Hal itu dikatakannya saat waktu semakin dekat untuk menerima hasil pemilu 2020 pada Senin malam dan secara resmi telah meluncurkan proses transisi.

Trump kembali mengulangi klaimnya yang tidak berdasar bahwa pemungutan suara pada 3 November lalu telah menjadi pemilu yang paling korup, dengan mengatakan ia akan terus menantang hasilnya di pengadilan dan mengeluarkan surat suara palsu dan 'Dominion' - referensi ke merek mesin pemungutan suara .

Twitter sekali lagi menandai postingan tersebut dengan segera sebagai "disengketakan", menyembunyikannya dengan peringatan dari feed orang.



Itu terjadi hanya beberapa jam setelah Trump men-tweet bahwa ia telah menginstruksikan peluncuran proses transisi.

“Demi kepentingan terbaik Negara kita, saya merekomendasikan (administrator GSA) Emily (Murphy) dan timnya melakukan apa yang perlu dilakukan sehubungan dengan protokol awal, dan telah memberi tahu saya tim untuk melakukan hal yang sama," katanya di Twitter.

Namun, dia juga menyebutkan dalam postingan tersebut bahwa: "Kasus kami dengan kukuh akan berlanjut, kami akan terus berjuang dengan baik, dan saya yakin kami akan menang!" seperti dilansir dari Independent, Selasa (24/11/2020).(Baca juga: Mencari Calon Presiden 2024 )

Komentarnya dipandang sebagai perubahan signifikan dalam sikap pemerintahannya, setelah Administrasi Layanan Umum AS (GSA), badan federal yang menyediakan sumber daya kepada presiden terpilih untuk transisi yang mulus, mengatakan akhirnya mencabut blokade yang belum pernah terjadi sebelumnya pada pemerintahan yang akan datang, mengeluarkan dana untuk diakses oleh tim transisi Biden-Harris.

Murphy, dalam sebuah surat kepada Joe Biden, membela keputusannya untuk menahan dana untuk transisi dengan alasan "tantangan hukum" yang diajukan oleh presiden.

Namun, orang yang ditunjuk Trump tersebut mengklaim bahwa keputusannya untuk menahan dana dibuat "secara independen" dan tidak berada di bawah tekanan dari pejabat Gedung Putih.

Dengan tweetnya yang ditafsirkan sebagai langkah kunci untuk menyerah, Trump kembali menggunakan Twitter.(Baca juga: Tuntutan Hukum Terkait Pemilu Kembali Ditolak, Ini Respon Trump )

“Apa hubungannya GSA yang diizinkan untuk bekerja sama dengan Dems (demokrat) dengan terus mengejar berbagai kasus kami tentang apa yang akan disebut sebagai pemilu paling korup dalam sejarah politik Amerika? Kami bergerak dengan kecepatan penuh. Tidak akan pernah mengakui surat suara palsu & 'Dominion'," tulisnya.
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Ungkap Selat Hormuz...
Trump Ungkap Selat Hormuz akan Dibuka Kembali Sepenuhnya pada Hari Jumat Secara Permanen
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Ini Alasan Trump Puji...
Ini Alasan Trump Puji Putin dan Xi Jinping atas Kesepakatan Damai AS-Iran
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Terungkap! Pemimpin...
Terungkap! Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei Ikut Susun Kesepakatan Damai dengan AS
Rekomendasi
Dikhianati Suami, Shiena...
Dikhianati Suami, Shiena Bangkit Bongkar Perselingkuhan di Microdrama V+Short Replaceable
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
Berita Terkini
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Infografis
Saat Sekutu Berhenti...
Saat Sekutu Berhenti Menuruti Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved