Bocah yang Ancam Trump dalam video ISIS Bilang Lega Sudah Berada di AS
Selasa, 24 November 2020 - 11:14 WIB
loading...
A
A
A
Jaksa AS juga menemukan bahwa Sally membantu memfilmkan video propaganda putranya.
Siaran pers Departemen Kehakiman dari 2019 mengatakan Sally—bernama Samantha Marie Elhassani—mengaku bersalah atas satu tuduhan penyembunyian pendanaan terorisme.
"Elhassani mengakui bahwa dia bepergian ke luar negeri dan menempatkan lebih dari USD30.000 dalam bentuk tunai dan emas, mengetahui bahwa dana tersebut akan digunakan oleh suami dan saudara iparnya untuk bergabung dan mendukung ISIS di Suriah," kata Asisten Jaksa Agung untuk Keamanan Nasional John C. Demers.
"Divisi Keamanan Nasional berkomitmen untuk mengidentifikasi dan meminta pertanggungjawaban mereka yang mendukung organisasi teroris asing."
Ketika ditanya bagaimana rasanya kembali ke Amerika Serikat, Matthew mengatakan itu "seperti kelegaan yang manis."
"Ini seperti memakai pakaian ketat atau kaus kaki dan sepatu ketat sepanjang hari dan kemudian melepasnya dan merasa nyaman dan dingin saat mandi air panas," katanya.
Siaran pers Departemen Kehakiman dari 2019 mengatakan Sally—bernama Samantha Marie Elhassani—mengaku bersalah atas satu tuduhan penyembunyian pendanaan terorisme.
"Elhassani mengakui bahwa dia bepergian ke luar negeri dan menempatkan lebih dari USD30.000 dalam bentuk tunai dan emas, mengetahui bahwa dana tersebut akan digunakan oleh suami dan saudara iparnya untuk bergabung dan mendukung ISIS di Suriah," kata Asisten Jaksa Agung untuk Keamanan Nasional John C. Demers.
"Divisi Keamanan Nasional berkomitmen untuk mengidentifikasi dan meminta pertanggungjawaban mereka yang mendukung organisasi teroris asing."
Ketika ditanya bagaimana rasanya kembali ke Amerika Serikat, Matthew mengatakan itu "seperti kelegaan yang manis."
"Ini seperti memakai pakaian ketat atau kaus kaki dan sepatu ketat sepanjang hari dan kemudian melepasnya dan merasa nyaman dan dingin saat mandi air panas," katanya.
(min)
Lihat Juga :