Biden Diperkirakan Tunjuk Blinken sebagai Menlu AS Pengganti Pompeo

Senin, 23 November 2020 - 11:46 WIB
loading...
Biden Diperkirakan Tunjuk...
Antony Blinken, diplomat veteran yang kemungkinan ditunjuk Joe Biden sebagai Menteri Luar Negeri Amerika Serikat. Foto/REUTERS/Henry Romero
A A A
WASHINGTON - Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Joe Biden diperkirakan akan menunjuk diplomat veteran Antony Blinken sebagai Menteri Luar Negeri yang akan menggantikan Mike Pompeo.

Seorang sekutu Biden kepada Bloomberg mengungkap perkiraan pilihan tersebut pada hari Minggu.

Blinken pernah menjabat sebagai Wakil Menteri Luar Negeri AS dan pernah juga menjabat sebagai Wakil Penasihat Keamanan Nasional di dalam pemerintahan Barack Obama. (Baca: Biden Akan Umumkan Kabinet Pertamanya pada Selasa )

Penunjukan Blinken sebagai Menteri Luar Negeri AS kemungkinan akan diumumkan sendiri oleh Biden pada Selasa (24/11/2020) waktu Amerika.

Tim transisi Biden menolak berkomentar dan Blinken juga tidak menanggapi permintaan komentar.

Seorang sekutu Biden, yang tidak ingin disebutkan namanya, mengatakan kepada Reuters bahwa Blinken adalah pilihan Biden yang paling mungkin dan pengumuman diharapkan segera dilakukan minggu ini.

Blinken adalah orang kepercayaan Biden sejak lama.

Kepala Staf Gedung Putih versi pemerintah Joe Biden-Kamala Harris, Ron Klain, membenarkan bahwa Biden akan mengumumkan pilihan pertama kabinetnya pada hari Selasa.

Dalam wawancara dengan Reuters pada bulan Oktober, Blinken mengatakan Amerika Serikat tidak boleh menyerahkan peran kepemimpinannya di dunia. (Baca juga: Laksamana Bintang Dua AS Lakukan Kunjungan Mendadak ke Taiwan )

"Sebanyak beban yang kadang-kadang tampaknya dimainkan...alternatif dalam hal kepentingan kami dan kehidupan orang Amerika jauh lebih buruk," katanya.

Orang-orang yang akrab dengan gaya manajemennya menggambarkan Blinken, 58, sebagai diplomat yang berhati-hati dan bersuara relatif lembut, tetapi berpengalaman dalam mur dan baut kebijakan luar negeri.

Setelah calon presiden dari Partai Demokrat Hillary Clinton kalah dalam pemilihan presiden (pilpres) AS 2016 dari Donald Trump, Blinken menjadi salah satu pendiri WestExec Advisors, sebuah konsultan Washington yang menasihati perusahaan tentang risiko geopolitik.

Blinken yang lahir di New York City dan berpendidikan Harvard mempraktikkan ilmu hukumnya secara singkat dan memasuki politik pada akhir 1980-an dengan membantu kampanye kepresidenan Michael Dukakis dalam mengumpulkan uang.

Dia bergabung dengan Gedung Putih di era Presiden Bill Clinton sebagai penulis pidato dan menjadi salah satu asisten keamanan nasionalnya.

Di bawah Obama, Blinken bekerja untuk membatasi sebagian besar penempatan pasukan tempur AS menjadi lebih kecil. Namun dia mengatakan kepada Reuters tahun lalu bahwa Trump "memusnahkan kredibilitas Amerika" dengan penarikan pasukan AS dari Suriah pada tahun 2019 yang membuat sekutu AS; Kurdi, mengalami kesulitan dalam perjuangan mereka melawan ISIS.

Di jalur kampanye, Blinken adalah salah satu penasihat terdekat Biden, bahkan pada masalah yang melampaui kebijakan luar negeri.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
Begini Cara Bos FIFA...
Begini Cara Bos FIFA Gunakan Geopolitik di Panggung Piala Dunia
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
Toyota dan Nissan Sebut...
Toyota dan Nissan Sebut Mobil yang Diproduksi di AS Berkualitas Lebih Rendah dari Jepang
Update Gempa Venezuela:...
Update Gempa Venezuela: 1.430 Orang Tewas dan Ribuan Hilang!
Serangan Pembalasan...
Serangan Pembalasan Iran ke Pangkalan Militer AS Makan Korban, 1 Warga Qatar Tewas
Rekomendasi
Ilmuwan Temukan Penyebab...
Ilmuwan Temukan Penyebab Baru di Balik Peningkatan Lemak Perut Seiring Bertambahnya Usia
Kawal Kedaulatan Energi...
Kawal Kedaulatan Energi di Jatim, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Cek Kesiapan SAF hingga B50
Besok Komisi I DPR Tetapkan...
Besok Komisi I DPR Tetapkan 7 Anggota KIP 2026-2030
Berita Terkini
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved