Kasus Covid-19 Tak Kunjung Menurun, Korsel Kembali Perketat Pembatasan

Senin, 23 November 2020 - 00:02 WIB
loading...
Kasus Covid-19 Tak Kunjung...
Korea Selatan (Korsel) dilaporkan tengah mempertimbangkan untuk terlebih dahulu memperketat beberapa aturan jarak sosial di Seoul dan sekitarnya. Foto/REUTERS
A A A
SEOUL - Korea Selatan (Korsel) dilaporkan tengah mempertimbangkan untuk terlebih dahulu memperketat beberapa aturan jarak sosial di Seoul dan sekitarnya. Langkah ini diambil setelah Korsel melaporkan 300 kasus baru Covid-19 dalam lima hari berturut-turut.

Perdana Menteri Korsel, Chung Sye-kyun mengatakan, bahwa para pejabat akan membahas apakah akan menegakkan peraturan jarak yang lebih ketat untuk wilayah Seoul serta wilayah barat daya negara itu, untuk meredam penyebaran Covid-19.

Di bawah pedoman menghadapi Covid-19 Korsel, tingkat pembatasan ditentukan oleh tolok ukur tertentu, seperti peningkatan yang signifikan dalam waktu singkat, atau ketika penghitungan nasional harian melebihi 300 selama lebih dari seminggu. ( Baca juga: Korsel Sukses Uji Taksi Terbang di Tengah Kota Seoul )

Tetapi, Chung mengatakan, pemerintah sedang mengkaji apakah akan memperketat aturan jarak sosial di beberapa wilayah di Korsel sebelum negara itu menghadapi lebih dari 300 kasus per hari.

"Kami berada pada titik kritis menghadapi sejumlah besar infeksi di seluruh negeri," kata Chung dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Channel News Asia pada Senin (23/11/2020).

Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KDCA) melaporkan 330 kasus Covid-19 pada Sabtu malam, turun dari 386 yang dilaporkan sehari sebelumnya. ( Baca juga: Waspada! Korsel Siap Pertegas Langkah Hadapi Gelombang Ketiga COVID-19 )

Seorang pejabat KDCA mengatakan negara itu mungkin menghadapi wabah nasional yang besar, yang melampaui dua gelombang infeksi sebelumnya, jika gagal menghadang penyebaran saat ini.

Korsel sendiri diketahui menerapkan upaya pelacakan, pengujian, dan karantina yang agresif untuk membasmi wabah tanpa memberlakukan lockdown. Meski jarang menghadapi lonjakan kasus yang besar, Korsel selalu disibukan oleh infeksi dalam jumlah kecil atau sedang, yang terus menerus terjadi.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
Siapa Han Seong-sook?...
Siapa Han Seong-sook? PM Korea Selatan Perempuan Pimpin Transformasi AI
Kim Jong-un Janji Tingkatkan...
Kim Jong-un Janji Tingkatkan Bom Nuklir Secara Eksponensial, Sebut Musuh Korut Sangat Ganas
Ini 4 Keunggulan Senjata...
Ini 4 Keunggulan Senjata Laser Cheongwang Buatan Korea Selatan
Bandung Disulap Jadi...
Bandung Disulap Jadi Korea Mini, Ribuan Pengunjung Serbu Festival K-Food Halal dan K-Culture
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Selatan Tewaskan 16 Orang
Zelensky Ajak Putin...
Zelensky Ajak Putin Bertemu di AS: Kalau Diminta Trump Dia Sulit Menolak
Rekomendasi
Citroen Berlingo Baru...
Citroen Berlingo Baru Akan Kembali dengan Desain MPV Kecil Praktis
Dokter Tifa Masih Diinfus...
Dokter Tifa Masih Diinfus dan Roy Suryo Tidak Mau Makan Obat
Uruguay vs Cape Verde...
Uruguay vs Cape Verde 2-2: Tiket Fase Gugur Ditentukan di Laga Pemungkas
Berita Terkini
Aktor Breaking Bad Giancarlo...
Aktor 'Breaking Bad' Giancarlo Esposito Masuk Islam saat Syuting di Arab Saudi
Iran Jawab Ancaman Trump:...
Iran Jawab Ancaman Trump: AS Sebaiknya Berhati-hati!
Trump Ancam Serang Iran...
Trump Ancam Serang Iran Sangat Keras Jika Tak Kendalikan Hizbullah!
4 Prasyarat Iran untuk...
4 Prasyarat Iran untuk Negosiasi di Swiss, Dapat Dana Segar Rp106 Triliun
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Infografis
5 Tips Packing Mudik...
5 Tips Packing Mudik Agar Koper Tak Kelebihan Muatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved