Pasukan Tigray Ethiopia Tembakkan Roket-roket ke Ibu Kota Amhara
Jum'at, 20 November 2020 - 23:01 WIB
loading...
A
A
A
Ethiopia merupakan federasi dari 10 wilayah etnis yang selama beberapa dekade didominasi etnis Tigray dalam koalisi yang dipimpin TPLF, sampai Abiy yang merupakan keturunan Amhara dan Oromo, mengambil alih kekuasaan dua tahun lalu.
Dia mengatakan bertujuan berbagi otoritas secara lebih adil di negara itu. TPLF menuduhnya mengejar balas dendam terhadap para mantan pejabat dan membatasi hak regional.
Konflik tersebut meletus dua pekan lalu setelah apa yang disebut pemerintah sebagai serangan TPLF terhadap pasukan militer yang ditempatkan di wilayah tersebut.
Sepekan lalu, pasukan Tigray menembakkan roket ke dua bandara di Amhara. Mereka juga menembakkan roket ke negara tetangga Eritrea, yang memiliki permusuhan jangka panjang dengan kepemimpinan TPLF dan berdamai dengan Ethiopia pada 2018 hingga Abiy mendapatkan Hadiah Nobel Perdamaian.
Laporan pembunuhan bermotif etnis muncul selama konflik. Kelompok hak asasi manusia (HAM) Amnesty International mendokumentasikan pembunuhan massal pada warga sipil, banyak di antaranya tampaknya Amhara, dengan apa yang dikatakan pasukan Tigray pada 9-10 November, yang dibantah pihak berwenang Tigray.
Pengungsi yang melarikan diri dari konflik ke Sudan mengatakan mereka menjadi sasaran Tigray.
Dia mengatakan bertujuan berbagi otoritas secara lebih adil di negara itu. TPLF menuduhnya mengejar balas dendam terhadap para mantan pejabat dan membatasi hak regional.
Konflik tersebut meletus dua pekan lalu setelah apa yang disebut pemerintah sebagai serangan TPLF terhadap pasukan militer yang ditempatkan di wilayah tersebut.
Sepekan lalu, pasukan Tigray menembakkan roket ke dua bandara di Amhara. Mereka juga menembakkan roket ke negara tetangga Eritrea, yang memiliki permusuhan jangka panjang dengan kepemimpinan TPLF dan berdamai dengan Ethiopia pada 2018 hingga Abiy mendapatkan Hadiah Nobel Perdamaian.
Laporan pembunuhan bermotif etnis muncul selama konflik. Kelompok hak asasi manusia (HAM) Amnesty International mendokumentasikan pembunuhan massal pada warga sipil, banyak di antaranya tampaknya Amhara, dengan apa yang dikatakan pasukan Tigray pada 9-10 November, yang dibantah pihak berwenang Tigray.
Pengungsi yang melarikan diri dari konflik ke Sudan mengatakan mereka menjadi sasaran Tigray.
Lihat Juga :