Whistleblower Kejahatan Perang Pasukan Australia Tuntut Pemulihan Nama Baik
Jum'at, 20 November 2020 - 13:53 WIB
loading...
A
A
A
Polisi Autrsalia telah membatalkan penyelidikan terhadap ABC pada bulan lalu, dengan alasan kurangnya minat publik untuk melanjutkan, tetapi McBride masih menghadapi hukuman penjara yang lama jika terbukti bersalah setelah persidangan mulai tahun depan.
"Tuduhannya sekarang juga harus dibatalkan," kata pengacaranya, Davis.
Dusty Miller, petugas medis pasukan khusus yang bersaksi pada penyelidikan tersebut, mengatakan kepada Australian Broadcasting Corp bahwa mendengar kepala pertahanan negara itu secara terbuka mengkonfirmasi klaimnya sebagai "pembenaran sepenuhnya".
Laporan tersebut telah dijelaskan oleh para pemimpin Australia sebagai salah satu bagian paling gelap bagi militer Australia, hanya sembilan hari setelah Hari Peringatan negara itu bagi tentara yang gugur ketika biasanya memakai poppy merah untuk menunjukkan rasa hormat.(Baca juga: Pasukannya Bunuh Warga Afghanistan, Jenderal Australia Minta Maaf )
Anggota parlemen Australia mengutuk laporan tersebut dan mendukung kemungkinan diadakannya penuntutan, sambil mengekspresikan solidaritas dengan angkatan bersenjata negara itu.
"Itu membuat saya sakit fisik, dan itu adalah bacaan yang sangat menyedihkan," kata Menteri Pertahanan Linda Reynolds, seorang mantan perwira militer.
"Saya tahu bahwa itu jelas tidak mewakili kedinasan saya dan itu pasti tidak mewakili mayoritas pria dan wanita yang telah dan terus mengabdi pada bangsa kita dengan perbedaan yang begitu besar," imbuhnya.
"Tuduhannya sekarang juga harus dibatalkan," kata pengacaranya, Davis.
Dusty Miller, petugas medis pasukan khusus yang bersaksi pada penyelidikan tersebut, mengatakan kepada Australian Broadcasting Corp bahwa mendengar kepala pertahanan negara itu secara terbuka mengkonfirmasi klaimnya sebagai "pembenaran sepenuhnya".
Laporan tersebut telah dijelaskan oleh para pemimpin Australia sebagai salah satu bagian paling gelap bagi militer Australia, hanya sembilan hari setelah Hari Peringatan negara itu bagi tentara yang gugur ketika biasanya memakai poppy merah untuk menunjukkan rasa hormat.(Baca juga: Pasukannya Bunuh Warga Afghanistan, Jenderal Australia Minta Maaf )
Anggota parlemen Australia mengutuk laporan tersebut dan mendukung kemungkinan diadakannya penuntutan, sambil mengekspresikan solidaritas dengan angkatan bersenjata negara itu.
"Itu membuat saya sakit fisik, dan itu adalah bacaan yang sangat menyedihkan," kata Menteri Pertahanan Linda Reynolds, seorang mantan perwira militer.
"Saya tahu bahwa itu jelas tidak mewakili kedinasan saya dan itu pasti tidak mewakili mayoritas pria dan wanita yang telah dan terus mengabdi pada bangsa kita dengan perbedaan yang begitu besar," imbuhnya.
Lihat Juga :