Hong Kong Racik Tiga Obat Mujarab atasi Covid-19

Senin, 11 Mei 2020 - 07:05 WIB
loading...
A A A
Para peneliti di Hong Kong kini juga sedang melaksanakan uji coba efektivitas remdesivir, obat yang awalnya dikembangkan untuk Ebola, tetapi kini digunakan untuk merawat pasien Covid-19. Beberapa waktu lalu Badan Obat dan Makanan AS (FDA) telah memerintahkan penggunaan obat remdesivir untuk merawat pasien Covid-9. Rekomendasi tersebut dikeluarkan setelah uji klinis terbaru menunjukkan obat tersebut bisa memulihkan pasien yang terinfeksi virus corona. Namun, obat tersebut sebenarnya tidak terlalu meningkatkan faktor keselamatan pasien corona.

Para pakar pun memperingatkan agar obat Ebola yang diproduksi perusahaan farmasi Gilead di California agar tidak disebut sebagai “senjata magis” bagi pasien corona. Obat itu memiliki kemampuan mengintervensi gen virus dan merusak kemampuan virus untuk berkembang.

CEO Gilead Daniel O'Day mengungkapkan, perintah FDA itu merupakan langkah penting dalam penanganan Covid-19. “Perusahaan akan mendonasikan 1,5 juta obat tersebut,” katanya, dilansir BBC.

Komisioner FDA Stephen Hahn mengungkapkan, pertama kalinya obat Covid-19 secara resmi diumumkan kepada publik. “Kita sangat bangga menjadi bagian hal tersebut,” ujarnya. Meski demikian, saran FDA bukan persetujuan formal karena harus membutuhkan kajian yang lebih tinggi.

Uji klinis remdesivir dilaksanakan National Institute of Allergy and Infectious Diseases (NIAID) AS yang menemukan obat tersebut mampu menurunkan durasi gejala Covid-19 dari 15 hari menjadi 11 hari. Uji coba itu dilakukan kepada 1.063 orang di rumah sakit di seluruh dunia, termasuk AS, Prancis, Italia, Inggris, China, dan Korea Selatan. “Remdesivir memiliki dampak signifikan dan positif untuk pemulihan pasien Covid-19,” kata Direktur NIAID Anthony Fauci.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siapa Jimmy Lai? Taipan...
Siapa Jimmy Lai? Taipan Pro-demokrasi Hong Kong yang Divonis 20 Tahun Penjara
Hong Kong Hukum Bos...
Hong Kong Hukum Bos Apple Daily Jimmy Lai 20 Tahun Penjara, Kritiknya Dicap Kolusi dengan Asing
Bak Memutar Waktu, 7...
Bak Memutar Waktu, 7 Penerbangan Ini Lepas Landas 1 Januari 2026 dan Mendarat 31 Desember 2025
Update Tragedi Kebakaran...
Update Tragedi Kebakaran Hong Kong: Jumlah WNI Meninggal Jadi 9 Orang, 3 Luka
Mengapa Kebakaran Terbaru...
Mengapa Kebakaran Terbaru di Hong Kong Begitu Mematikan?
7 WNI Meninggal dalam...
7 WNI Meninggal dalam Kebakaran Gedung di Hong Kong
Hong Kong Hadirkan Festival...
Hong Kong Hadirkan Festival Pixar hingga Duel Klub Eropa Musim Panas
Tiga Putra Mendiang...
Tiga Putra Mendiang Ali Khamenei Hadiri Pemakaman, Pemimpin Tertinggi Mojtaba Tak Terlihat
Iran Tembak Kapal Tanker...
Iran Tembak Kapal Tanker di Selat Hormuz, AS Akan Balas
Rekomendasi
DeepSeek Siap Kembangkan...
DeepSeek Siap Kembangkan Chip AI Sendiri, Ini Bocorannya
Padi Reborn Bawa Konser...
Padi Reborn Bawa Konser 'Dua Delapan' ke Layar Lebar, Siap Manjakan Sobat Padi
Bentley Siap Luncurkan...
Bentley Siap Luncurkan Mobil Listrik Pertamanya September Tahun Ini
Berita Terkini
3 Kali Serangan Rudal...
3 Kali Serangan Rudal Rusia ke Kyiv dalam Sepekan, Ukraina Makin Tak Berdaya?
Trump Luapkan Kemarahan...
Trump Luapkan Kemarahan ke NATO, Ini 4 Pemicunya
AS Makin Kerdil, Pakar...
AS Makin Kerdil, Pakar Ini Sebut Eropa Kini Jadi Pemimpin Utama NATO
Timur Tengah Kembali...
Timur Tengah Kembali Membara! Serangan Drone Iran Menarget Militer AS
AS dan Iran Saling Serang,...
AS dan Iran Saling Serang, Jutaan Orang Hadiri Upacara Pemakaman Khamenei di Irak
Lebih dari 2 Juta Pelayat...
Lebih dari 2 Juta Pelayat Hadiri Prosesi Pemakaman Khamenei di Najaf Irak
Infografis
Jadwal Imsakiyah Ramadan...
Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H, Kamis 19 Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved