Hong Kong Racik Tiga Obat Mujarab atasi Covid-19

Senin, 11 Mei 2020 - 07:05 WIB
loading...
Hong Kong Racik Tiga...
Warga beraktivitas dengan menerapkan social distancing untuk mencegahpenyebaran virus korona (Covid-19) di Hong Kong beberapa waktu lalu. Foto/Reuters
A A A
HONG KONG - Sejumlah peneliti di Hong Kong berhasil mengombinasikan tiga obat yang cukup ampuh menyembuhkan para pasien virus corona (Covid-19). Tiga jenis obat yang diracik terdiri atas HIV lopinavir–ritonavir, hepatitis ribavirin, dan multiple sclerosis interferon beta. Temuan itu dipublikasikan jurnal medis Lancet yang menyebutkan orang yang mendapatkan pengobatan tiga obat itu berhasil menurunkan gejala Covid-19 dalam kurun waktu lima hari.

Racikan tersebut telah diujicobakan terhadap 127 pasien. “Uji coba kita menunjukkan perawatan awal bisa menyembuhkan gejala penyakit Covid-19 dan menekan jumlah virus di tubuh pasien,” kata profesor di Universitas Hong Kong, Kwok Yung Yuen, yang memimpin penelitian, dilansir Reuters.

Kwok menilai temuan ini langkah maju dalam upaya penanganan Covid-19. Apalagi, dengan berkurangnya gejala infeksi Covid-19, potensi risiko penularan terhadap petugas medis juga bisa ditekan. Saat uji coba tersebut, semua pasien juga mendapatkan perawatan yang dibutuhkan seperti ventilator, dukungan alat cuci darah, dan obat antibiotik. “Temuan tersebut memang menjadi daya dorongan yang positif,” kata Kwok.

Meski demikian, Kwok menilai, kombinasi tiga jenis obat tersebut perlu diuji coba dalam skala yang lebih besar bagi pasien Covid-19. Para pakar kesehatan yang independen menilai temuan tersebut sangat positif. Namun, mereka mengatakan perlu pengujian dalam skala yang lebih luas. “Saat ini perlu uji acak yang lebih banyak untuk menunjukkan hasil tertentu,” kata Stephen Evans, profesor farmasi epidemilogi, di London School of Hygiene & Tropical Medicine.

Dia mengatakan, pengalaman bertahun-tahun menggunakan obat HIV-AIDS ternyata dengan kombinasi obat lain bisa digunakan untuk menyembuhkan pasien Covid-19. Hal senada diungkapkan Sarah Shalhoub, pakar penyakit menular dari Universitas Western di Kanada. “Kajian itu menunjukkan adanya langkah maju dalam menemukan terapi untuk penyakit virus corona,” katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siapa Jimmy Lai? Taipan...
Siapa Jimmy Lai? Taipan Pro-demokrasi Hong Kong yang Divonis 20 Tahun Penjara
Hong Kong Hukum Bos...
Hong Kong Hukum Bos Apple Daily Jimmy Lai 20 Tahun Penjara, Kritiknya Dicap Kolusi dengan Asing
Bak Memutar Waktu, 7...
Bak Memutar Waktu, 7 Penerbangan Ini Lepas Landas 1 Januari 2026 dan Mendarat 31 Desember 2025
Update Tragedi Kebakaran...
Update Tragedi Kebakaran Hong Kong: Jumlah WNI Meninggal Jadi 9 Orang, 3 Luka
Mengapa Kebakaran Terbaru...
Mengapa Kebakaran Terbaru di Hong Kong Begitu Mematikan?
7 WNI Meninggal dalam...
7 WNI Meninggal dalam Kebakaran Gedung di Hong Kong
Hong Kong Bongkar Sindikat...
Hong Kong Bongkar Sindikat Merchandise Piala Dunia Palsu Senilai Rp359 Miliar
Skandal Kerajaan, Putra...
Skandal Kerajaan, Putra dari Putri Mahkota Norwegia Divonis Penjara atas Tuduhan Pemerkosaan
Pesawat Pengebom B-52...
Pesawat Pengebom B-52 AS Jatuh hingga Meledak Dahsyat, 8 Orang Tewas
Rekomendasi
Mengapa Pemain Spanyol...
Mengapa Pemain Spanyol Tidak Menyanyikan Lagu Kebangsaan di Piala Dunia 2026?
KPU Kaji Penerapan E-Voting...
KPU Kaji Penerapan E-Voting untuk Pemilu di Luar Negeri, Ini Alasannya
SPMB Banten 2026 Jenjang...
SPMB Banten 2026 Jenjang SMK Dibuka Hari Ini, Berikut Cara Daftarnya
Berita Terkini
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Permainan Lincah Pakistan...
Permainan Lincah Pakistan dalam Mendamaikan AS dan Iran, Ini 4 Rahasianya
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
4 Keuntungan Besar Iran...
4 Keuntungan Besar Iran dalam Perjanjian Damai dengan AS, dari Kompensasi hingga Program Nuklir
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Infografis
Jadwal Imsakiyah Ramadan...
Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H, Kamis 19 Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved