Saudi: G20 Miliki Peran Penting Dalam Menjaga Bumi

loading...
Saudi: G20 Miliki Peran Penting Dalam Menjaga Bumi
Wakil Menteri Lingkungan Hidup Arab Saudi, Osama Faqeeha mengatakan, dunia perlu memperkuat kerja sama untuk mengurangi degradasi lahan, hilangnya habitat, dan konservasi terumbu karang. Foto/Arab News
A+ A-
RIYADH - Wakil Menteri Lingkungan Hidup Arab Saudi, Osama Faqeeha mengatakan, dunia perlu memperkuat kerja sama untuk mengurangi degradasi lahan, hilangnya habitat, dan konservasi terumbu karang. G20, jelasnya, memegang peran penting untuk merealisasikan hal ini.

Faqeeha mengatakan, masalah lingkungan adalah salah satu fokus Saudi selama menjabat sebagai Presiden G20. Dia menuturkan, Saudi sedang mengejar upaya kolektif dan mengambil tindakan nyata untuk melindungi Bumi.

Dia mengatakan, melestarikan lingkungan bumi berarti melindungi lingkungan laut dan darat serta berupaya mengurangi polusi laut seperti sampah plastik.“Sekitar 12 juta hektar lahan hilang setiap tahun akibat degradasi lahan, termasuk deforestasi,” ucapnya, seperti dilansir Arab News pada Rabu (18/11/2020).

G20 dibawah Saudi, jelasnya, memimpin komunitas internasional dalam bekerja untuk meminimalkan degradasi lahan dan deforestasi untuk melestarikan keanekaragaman hayati dan memenuhi tujuan iklim. (Baca juga: Jelang KTT G20, RI Dorong Akses Mudah Pengembangan Vaksin)



Dirinya juga berbicara tentang pelestarian lautan, dengan mengatakan bahwa aktivitas manusia dan perubahan iklim membahayakan kelangsungan hidup terumbu karang, yang menjadi tempat bergantung sekitar 50 persen kehidupan laut dunia.

"Tanpa tindakan nyata, diperkirakan sebagian besar terumbu karang terancam. Terumbu karang berada di bawah ancaman terus-menerus dari polusi dan perusakan habitat, oleh karena itu melestarikannya sangat penting untuk memastikan perlindungan ekosistem kita," ungkapnya.

"Karena urgensi masalah ini, Arab Saudi bermaksud untuk melanjutkan upaya Kepresidenan G20 Jepang dan memajukan langkah-langkah pelestarian ekosistem. Selain itu, perubahan iklim merupakan salah satu tantangan global yang paling mendesak. Urgensi untuk bertindak meningkat karena populasi dunia terus bertambah dan emisi meningkat," sambungnya.



Faqeeha menambahkan, Saudi berkomitmen untuk memajukan upaya pengelolaan emisi di semua sektor dan meningkatkan sinergi antara aksi adaptasi dan mitigasi, termasuk solusi berbasis alam seperti reboisasi dan perlindungan serta pemulihan sumber daya laut. (Baca juga: Arab Saudi Tuan Rumah Konferensi Internasional Bakat dan Kreativitas Pertama)

“Ada apresiasi yang signifikan dari Arab Saudi terhadap pelestarian lingkungan,” tukasnya.Saudi sendiri akan menggelar Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 pada akhir ini. Karena pandemi, KTT tersebut akan digelar secara virtual.
(esn)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top