Kabinet Joe Biden Representasi Keragaman AS

Rabu, 18 November 2020 - 10:14 WIB
loading...
A A A
Tim transisi pemerintahan Biden akan dibentuk dari banyak warga dari kalangan kulit berwarna dan perempuan. Sebanyak 46% staf tim transisi Biden merupakan warga kulit hitam dan berwarna, sedangkan 52% staf transisi adalah perempuan. (Baca juga: Kemendikbud Pastikan Bantuan Subsidi Upah Guru Disalurkan Bulan Ini)

Kabinet yang beragam memang telah ditunjukkan Biden saat memilih Kamala Harris, perempuan kulit hitam dan Asia Selatan, sebagai wakil presiden. Sebelumnya, Biden telah memilih Ron Klain, seorang pria kulit putih dan penasihat politiknya sebagai kepala staf Gedung Putih.

Keragaman tim transisi juga diperluaskan ke tim penasihat di mana 43% adalah orang kulit berwarna dan 52% merupakan perempuan. Sembilan dari 13 tim penasihat Covid-19 adalah orang kulit berwarna dan lima orang perempuan.

Pekan lalu, tim transisi mengumumkan kajian agensi federal di tengah Badan Pelayanan Umum (General Services Administration) belum mengakui kemenangan Biden. Tim transisi Biden terdiri atas 500 orang di mana setengahnya adalah perempuan. “Sebanyak 40% tim transisi juga merepresentasikan komunitas yang tak terwakili pada pemerintahan federal,” demikian keterangan tim transisi Biden. Komunitas tersebut seperti kelompok disabilitas dan kelompok terpinggirkan. (Baca juga: Tetap Jaga berat Badan Selama Pandemi)

Menurut Ted Kaufman, pemimpin tim transisi Biden-Harris, selama beberapa bulan tim telah membangun komitmen tentang keragaman. “Kita melanjutkan kerja penuh menjelang pelantikan, tim kita merefleksikan Amerika, dan kita akan mengembangkan dan mengimplementasikan visi kebijakan untuk menghadapi tantang terberat AS,” ujarnya, dilansir CNN.

Sebelumnya, dilansir Reuters, Trump berencana menyerang situs nuklir Iran, tetapi upaya itu ditolak keras. Biden sendiri menolak jalan kekerasan. Sama seperti Barack Obama, dia kemungkinan akan mengambil langkah damai dan diskusi dalam mengatasi isu nuklir Iran, termasuk memulihkan traktat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Bela Intervensinya...
Trump Bela Intervensinya yang Batalkan Kartu Merah Striker AS di Piala Dunia
AS Ketar-ketir dengan...
AS Ketar-ketir dengan Senjata Nuklir China usai Kapal Selam Beijing Tembakkan Rudal Antarbenua
Iran Merudal Kapal Tanker...
Iran Merudal Kapal Tanker Minyak di Selat Hormuz, Situasi Memanas Lagi
Israel Terusik, Netanyahu...
Israel Terusik, Netanyahu Desak AS Tak Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Demi Moral, Turki Tolak...
Demi Moral, Turki Tolak Berlabuh Kapal Pesiar Pembawa 2.000 Penumpang LGBTQ
Seruan Bunuh Trump Menggema...
Seruan 'Bunuh Trump' Menggema dalam Prosesi Pemakaman Ali Khamenei
Indonesia Negara Kaya...
Indonesia Negara Kaya Batu Bara, Mengapa Justru Impor dari AS?
Tiga Putra Mendiang...
Tiga Putra Mendiang Ali Khamenei Hadiri Pemakaman, Pemimpin Tertinggi Mojtaba Tak Terlihat
Trump Peringatkan Eropa...
Trump Peringatkan Eropa Bisa Lenyap karena 2 Hal Ini, Apa Saja?
Rekomendasi
Reaksi Praperadilan...
Reaksi Praperadilan Roy Suryo, Ade Darmawan: Jangan Senang Dulu, Pokok Perkara Tidak Gugur
Ilmuwan Klaim Berhasil...
Ilmuwan Klaim Berhasil Menghitung Waktu Akhir Kehidupan Bumi
Setelah 24 Tahun Vakum,...
Setelah 24 Tahun Vakum, Sumur LLA-5 PHE ONWJ Hasilkan Minyak 780 Barel per Hari
Berita Terkini
Apa itu Administrasi...
Apa itu Administrasi Gaza yang Baru setelah Pemerintahan Hamas Bubar?
Hamas Bubarkan Pemerintahannya...
Hamas Bubarkan Pemerintahannya di Gaza, Bagaimana Selanjutnya?
Desa-desa Kristen Lebanon...
Desa-desa Kristen Lebanon Tolak Klaim Pencaplokan Netanyahu: Sama Sekali Salah
Israel Berencana Bangun...
Israel Berencana Bangun 40 Pos Permukiman Baru di Sepanjang Perbatasan Yordania
Hindari Teluk, Irak...
Hindari Teluk, Irak Bersiap Buka Lagi Jalur Darat Suriah untuk Ekspor Minyak
Hamas Peringatkan Upaya...
Hamas Peringatkan Upaya Israel Ciptakan Kekosongan Pemerintahan di Gaza
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved