Arab Saudi pada Jerman: Kami Bisa Beli Senjata dari Negara-negara Lain

Selasa, 17 November 2020 - 06:06 WIB
loading...
Arab Saudi pada Jerman:...
Menlu Arab Saudi Adel Al-Jubeir. Foto/REUTERS
A A A
RIYADH - Menteri Luar Negeri (Menlu) Arab Saudi Adel Al-Jubeir mengecam Jerman yang melarang penjualan persenjataan pada Saudi karena terlibat dalam perang di Yaman.

“Ide bahwa penjualan senjata dihentikan pada Arab Saudi karena perang Yaman saya pikir tidak logis. Kami pikir itu salah karena kami pikir perang di Yaman adalah perang yang sah. Ini perang yang kami terpaksa terlibat di sana,” ujar Adel Al-Jubeir, dilansir DPA dan Memo.

"Kami dapat membeli senjata dari sejumlah negara, dan kami melakukannya. Mengatakan bahwa kami tidak akan menjual senjata ke Arab Saudi, tidak membuat perbedaan bagi kami."

Menlu Saudi menekankan bahwa kerajaan tidak ingin menekan Jerman atas masalah ini. Dia mengingatkan bahwa Arab Saudi adalah importir senjata terbesar di dunia. (Baca Juga: Raja Salman Suarakan Dukungan untuk Rakyat Yaman Lawan Houthi)

“Koalisi Kanselir Jerman Angela Merkel menghentikan penjualan senjata ke Saudi pada Maret 2018 karena keterlibatannya dalam perang di Yaman,” ungkap laporan DPA. Larangan itu akan dicabut pada akhir tahun ini. (Lihat Infografis: Setelah Akui Biden Menang, Trump Mentweet: Saya Menang!)

Sebelum keputusan itu, Jerman mengekspor persenjataan senilai USD300 juta ke Saudi pada 2017. (Lihat Video: Arab Saudi Tutup Kembali Izin Umrah untuk Jamaah Indonesia)



Sejak Maret 2015, pasukan pimpinan Saudi melakukan sekitar 20.000 serangan udara di Yaman, sepertiga di antaranya mengenai target non-militer.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Jenderal Jerman Duga...
Jenderal Jerman Duga Rusia Bakal Kerahkan Senjata Nuklir ke Luar Angkasa, Bisa Picu Kiamat Satelit
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Proyek Jet Tempur FCAS...
Proyek Jet Tempur FCAS Prancis-Jerman Gagal, Pukulan Telak bagi Macron
Jamu Presiden Steinmeier,...
Jamu Presiden Steinmeier, Prabowo Sebut Jerman Jadi Inspirasi Inovasi Teknologi
Laporan Media: UEA Cairkan...
Laporan Media: UEA Cairkan Miliaran Dolar untuk Iran agar Tak Jadi Sasaran Serangan
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan MoU Damai dengan AS, Iran: Kita Siapkan Semua Skenario
Rekomendasi
Guntur Romli Tepis Tuduhan...
Guntur Romli Tepis Tuduhan BEM Bersatu: Kegilaan Logika Cocokologi yang Dipaksakan
Digeruduk Mahasiswa...
Digeruduk Mahasiswa UGM saat Diskusi, Budiman Sudjatmiko: Kami Bersedia untuk Dikritik
Budiman Sesalkan Pembubaran...
Budiman Sesalkan Pembubaran Diskusi di UGM: Seharusnya Kita Bisa Berdialog dengan Sehat
Berita Terkini
Kenapa Perdamaian Iran...
Kenapa Perdamaian Iran Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan?
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Infografis
7 Wilayah AS yang Diperoleh...
7 Wilayah AS yang Diperoleh dengan Membeli dan Merebut dari Negara Lain
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved