Penjelasan Jet Tempur J-20 China Bisa 'Lumpuhkan' F-35 dan F-22 AS Jika Bentrok
Senin, 16 November 2020 - 07:02 WIB
loading...
A
A
A
Namun, ia menambahkan bahwa J-20 memiliki beberapa kekurangan termasuk bobot dan kelincahannya yang kurang. Itulah sebabnya J-20 tidak memiliki peluang di depan F-22, karena memiliki kinerja dan kelincahan yang ekstrem. (Baca juga: Penasihat Biden: Jet Tempur Siluman F-35 Hanya untuk Israel )
Namun, para ahli China mengklaim bahwa J-20, yang dikembangkan lebih lambat dari F-22 memiliki banyak keunggulan dibandingkan jet tempur Raptor. Mereka percaya bahwa beberapa fitur F-22 lebih cocok untuk Eropa daripada Asia-Pasifik.
F-22 hanya memiliki jangkauan tempur sekitar 500 mil, yang mungkin baik-baik saja untuk wilayah terbatas Eropa Timur, tetapi kurang untuk wilayah Asia-Pasifik yang luas. Jarak tempur 700 mil J-20 memberi jet siluman China itu jangkauan yang lebih jauh di atas titik-titik nyala seperti Laut China Selatan.
David Axe dari Forbes menggemakan sentimen serupa yang mengatakan bahwa karena kurangnya jangkauan, F-22 Raptor akan mengandalkan tanker untuk menahan mereka dalam pertarungan. "Jika J-20 berhasil menyerang tanker Amerika ini, mereka juga membunuh F-22 yang membutuhkan bahan bakar ekstra untuk kembali ke pangkalan di negara-negara sekutu AS," katanya, seperti dikutip EurAsian Times, Senin (16/11/2020).
“Apa yang tampaknya telah diputuskan oleh China untuk dikejar dengan batch produksi awal tingkat rendah dari J-20A adalah pesawat tempur dengan Radar Cross Section (RCS) yang cukup kecil agar sulit dideteksi dalam kekacauan latar belakang bentrokan yang relatif dekat dengan wilayah udara China," papar Bronk.
Namun, para ahli China mengklaim bahwa J-20, yang dikembangkan lebih lambat dari F-22 memiliki banyak keunggulan dibandingkan jet tempur Raptor. Mereka percaya bahwa beberapa fitur F-22 lebih cocok untuk Eropa daripada Asia-Pasifik.
F-22 hanya memiliki jangkauan tempur sekitar 500 mil, yang mungkin baik-baik saja untuk wilayah terbatas Eropa Timur, tetapi kurang untuk wilayah Asia-Pasifik yang luas. Jarak tempur 700 mil J-20 memberi jet siluman China itu jangkauan yang lebih jauh di atas titik-titik nyala seperti Laut China Selatan.
David Axe dari Forbes menggemakan sentimen serupa yang mengatakan bahwa karena kurangnya jangkauan, F-22 Raptor akan mengandalkan tanker untuk menahan mereka dalam pertarungan. "Jika J-20 berhasil menyerang tanker Amerika ini, mereka juga membunuh F-22 yang membutuhkan bahan bakar ekstra untuk kembali ke pangkalan di negara-negara sekutu AS," katanya, seperti dikutip EurAsian Times, Senin (16/11/2020).
“Apa yang tampaknya telah diputuskan oleh China untuk dikejar dengan batch produksi awal tingkat rendah dari J-20A adalah pesawat tempur dengan Radar Cross Section (RCS) yang cukup kecil agar sulit dideteksi dalam kekacauan latar belakang bentrokan yang relatif dekat dengan wilayah udara China," papar Bronk.
Lihat Juga :