Putin Sebut Lusinan Negara Inginkan Vaksin Covid-19 Rusia

Minggu, 15 November 2020 - 15:35 WIB
loading...
Putin Sebut Lusinan...
Presiden Rusia, Vladimir Putin mengatakan, lusinan negara telah menyatakan kesediaan untuk memperoleh vaksin Covid-19 yang dikembangkan Rusia. Foto/REUTERS
A A A
MOSKOW - Presiden Rusia, Vladimir Putin mengatakan, lusinan negara telah menyatakan kesediaan untuk memperoleh vaksin Covid-19 yang dikembangkan Rusia. Moskow saat ini sudah memiliki dua vaksin Covid-19 , yakni Sputnik V dan EpiVacCorona.

Sputnik V, yang telah dikembangkan oleh Gamaleya center dan diproduksi bekerja sama dengan RDIF, menjadi vaksin pertama di dunia yang terdaftar untuk melawan COVID-19, usai didaftarkan oleh Kementerian Kesehatan Rusia pada 11 Agustus.



“Lusinan negara telah menyatakan keinginan mereka untuk menjalin kerja sama dalam penyediaan dan produksi bersama obat-obatan. Kami yakin bahwa warga dari semua negara harus memiliki akses gratis ke vaksinasi,” kata Putin saat berbicara di KTT Asia Timur, bagian dari rangkain KTT ASEAN yang tahun ini diselenggarakan secara virtual.

Putin kemudian mengatakann bahwa Moskow siap bekerja sama dengan negara-negara ASEAN dalam menyediakan sistem pengujian virus Corona secara gratis. ( Baca juga: Peretas Rusia dan Korea Utara Incar Vaksin Covid-19 )

"Kami siap untuk terus menyediakan mitra dengan sistem pengujian Rusia, reagen untuk mendiagnosis infeksi virus Corona, termasuk tanpa biaya,” ujarnya, seperti dilansir Sputnik pada Minggu (15/11/2020).

Sementara itu, sebelumnya kepala Pusat Penelitian Virologi dan Vektor Bioteknologi Negara Rusia, mengumumkan bahwa vaksinasi massal dengan vaksin virus Covid-19 kedua Rusia, EpiVacCorona, akan dimulai pada tahun 2021. ( Baca juga: Jokowi: PBB Harus Berperan Penuhi Akses Obat-Obatan dan Vaksin )
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Swedia: Konflik Rusia-NATO...
Swedia: Konflik Rusia-NATO Bisa Pecah dalam Waktu Dekat
10 Negara dengan Rudal...
10 Negara dengan Rudal Balistik Terkuat di Dunia, Juaranya Bukan AS
2 Pemain Sepak Bola...
2 Pemain Sepak Bola Brasil Masuk Daftar Pembunuhan oleh Situs Ukraina
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Prabowo Bakal Hadiri...
Prabowo Bakal Hadiri KTT ASEAN-Rusia di Kazan 17 Juni, Ini Kata Wamenlu
3 Pelaut India Tewas...
3 Pelaut India Tewas Akibat Serangan Kapal Tanker oleh AS di Lepas Pantai Oman
Kecelakaan Maut Minibus...
Kecelakaan Maut Minibus Tabrak Truk, 8 Orang Tewas
Rekomendasi
Lagi-lagi Akio Toyoda...
Lagi-lagi Akio Toyoda Serang Mobil Listrik, Kali Ini Berikut Penyebabnya
Eropa Wajibkan Pelabelan...
Eropa Wajibkan Pelabelan Konten yang Dihasilkan AI
Unesa Buka Seleksi Jalur...
Unesa Buka Seleksi Jalur Mandiri Non Tes Rapor 2026, Simak Syaratnya
Berita Terkini
Swedia: Konflik Rusia-NATO...
Swedia: Konflik Rusia-NATO Bisa Pecah dalam Waktu Dekat
AS Habisi Bos Geng Tren...
AS Habisi Bos Geng Tren de Aragua, Markasnya di Venezuela Dibom hingga Berkeping-keping
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Trump Setuju Cairkan Aset Iran Rp426,7 Triliun yang Dibekukan AS
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
Profesor AS: Israel,...
Profesor AS: Israel, Bukan Iran, yang Jadi Ancaman Nuklir Utama di Timur Tengah
Trump: AS dan Iran Teken...
Trump: AS dan Iran Teken Kesepakatan Hari Ini, Selat Hormuz Akan Dibuka untuk Semua
Infografis
Vladimir Putin: Rusia...
Vladimir Putin: Rusia Segera Habisi Militer Ukraina!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved