Kecil Kemungkinan Trump Bisa Kudeta Militer terhadap Biden, Ini Alasannya

Sabtu, 14 November 2020 - 13:17 WIB
loading...
A A A
"Akan menjadi perebutan kekuasaan antidemokrasi yang telanjang untuk mencoba menggunakan badan legislatif negara bagian untuk menyiasati pilihan pemilih dan saya tidak berharap itu terjadi.” (Baca: Ketika Trump Masih Malu-malu Akui Biden Menang Pilpres AS )

Bagi anggota parlemen di satu negara bagian guna memilih untuk mengesampingkan keinginan yang jelas dari pemilihnya dengan cara ini akan menjadi luar biasa dan mungkin menyebabkan protes keras. Agar Trump memenangkan electoral college, beberapa negara bagian harus mengambil langkah luar biasa ini, sebuah langkah yang akan menyebabkan reaksi ekstrem dan krisis demokrasi yang nyata di seluruh negeri.

“Ada ketertarikan yang aneh dengan berbagai skenario gelap yang dibayangkan, mungkin melibatkan badan legislatif negara bagian yang memberontak, tapi ini lebih merupakan fiksi distopia daripada apapun yang mungkin terjadi,” kata Richard Pildes, seorang profesor hukum di Universitas New York.

"Ironisnya, atau tragedi, kami berhasil menyelenggarakan pemilu yang sangat mulus, dengan rekor jumlah pemilih, dalam keadaan yang sangat sulit—namun, sebagian besar pendukung presiden sekarang yakin bahwa prosesnya cacat."

Apakah ada indikasi Partai Republik di negara bagian penting ini akan setuju dengan ini?

Tak lama setelah hari pemilihan, Jake Corman, seorang Republikan teratas di senat negara bagian Pennsylvania, menunjukkan partainya akan "mengikuti hukum" di Pennsylvania, yang mengharuskan pemberian pemilih kepada pemenang suara populer (popular vote). Dalam tulisanya Oktober lalu, Corman mengatakan badan legislatif negara bagian "tidak memiliki dan tidak akan memiliki andil dalam mengintervensi pemilih presiden (di) negara bagian atau dalam memutuskan hasil pilpres."

Tetapi pada hari Selasa, Partai Republik di badan legislatif Pennsylvania mengatakan mereka ingin menyelidiki tuduhan penipuan pemilih seperti yang dilontarkan kubu Trump. Tidak ada bukti penyimpangan yang meluas di negara bagian itu, tetapi langkah tersebut mengkhawatirkan karena itu bisa menjadi awal dari upaya untuk merusak hasil suara populer (popular vote) di negara bagian tersebut. Badan legislatif yang dipimpin Partai Republik di Michigan juga menyelidiki dugaan serupa, seperti halnya kubu Partai Republik di Wisconsin. Tidak ada bukti kesalahan yang meluas di kedua tempat. (Baca juga: Biden Menang Pilpres AS dengan 306 Electoral Votes, Trump 232 )

Apakah ini terkait dengan gugatan hukum yang diajukan Trump?

Tim kampanye Trump telah mengajukan banyak gugatan yang meragukan secara hukum sejak hari pemilihan. Tujuan dari gugatan ini tampaknya bukan untuk benar-benar menjungkirbalikkan hasil pemilu, tetapi mencoba menciptakan ketidakpastian dan menarik proses penghitungan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
Blokade Laut Memanas,...
Blokade Laut Memanas, Houthi Gempur 2 Kapal Tanker Arab Saudi di Laut Merah
AS-Saudi Teken Perjanjian...
AS-Saudi Teken Perjanjian Nuklir, Trump: Tak Ada Pengayaan Uranium
Rekomendasi
Anang Hermansyah Sempat...
Anang Hermansyah Sempat Ragu Ashanty Berhijab, Kini Beri Dukungan Penuh
Rumor Nintendo Switch...
Rumor Nintendo Switch 2: Remake Ocarina of Time dengan Kontroler Zelda Pro
Cerita Warga Jember...
Cerita Warga Jember Mudahnya Berobat dengan BPJS Kesehatan
Berita Terkini
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved