Media Australia Tulis Habib Rizieq Eks Buron Kasus Porno Luncurkan Revolusi Moral
Jum'at, 13 November 2020 - 14:09 WIB
loading...
A
A
A
"Rizieq, yang terus memimpin Front Pembela Islam (FPI) garis keras dari pengasingan, mengatakan kepada para pendukung bahwa dia telah kembali untuk 'berperang bersama rakyat' sebelum bertemu dengan Gubernur Jakarta Anies Baswedan," lanjut tulisan The Australian.
Lebih lanjut, media negara tetangga tersebut merinci rentetan kasus yang dituduhkan terhadap sang habib. "Dalam satu tahun setelah Ahok kalah dan dipenjara, polisi telah mengajukan apa yang oleh banyak pendukung katakan sebagai kasus palsu terhadap Rizieq karena melanggar undang-undang pornografi melalui pertukaran pesan dengan seorang pendukung wanita, termasuk gambar telanjang yang kemudian bocor dan diedarkan secara online, dan kasus lain karena menghina ideologi negara, Pancasila. Rizieq memilih untuk tetap berada di pengasingan bahkan setelah dakwaan tersebut dibatalkan, karena takut ditangkap sekembalinya," imbuh pemberitaan The Australian.
Pemerintah Indonesia telah berulang kali menepis tuduhan menghalangi kepulangan habib Rizieq ke Indonesia. (Baca juga: Trump Pecat Bos Pentagon, Persiapan Kudeta Militer terhadap Biden? )
Ian Wilson, seorang pakar Indonesia dan dosen Universitas Murdoch di bidang politik dan studi strategis, mengatakan bahwa pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menunjukkan dirinya lebih dari bersedia untuk mengambil tindakan kejam terhadap kelompok Islamis. "Rizieq sekarang jauh lebih populer daripada yang diperkirakan banyak orang," katanya.
“Ada banyak orang yang tidak senang dengan pemerintahan ini dan bahaya (bagi Jokowi) dengan FPI adalah jika dia terlalu agresif terhadap Rizieq dia akan membantu mengkonsolidasikan kekuasaannya sebagai lokus oposisi,” kata Wilson.
Lebih lanjut, media negara tetangga tersebut merinci rentetan kasus yang dituduhkan terhadap sang habib. "Dalam satu tahun setelah Ahok kalah dan dipenjara, polisi telah mengajukan apa yang oleh banyak pendukung katakan sebagai kasus palsu terhadap Rizieq karena melanggar undang-undang pornografi melalui pertukaran pesan dengan seorang pendukung wanita, termasuk gambar telanjang yang kemudian bocor dan diedarkan secara online, dan kasus lain karena menghina ideologi negara, Pancasila. Rizieq memilih untuk tetap berada di pengasingan bahkan setelah dakwaan tersebut dibatalkan, karena takut ditangkap sekembalinya," imbuh pemberitaan The Australian.
Pemerintah Indonesia telah berulang kali menepis tuduhan menghalangi kepulangan habib Rizieq ke Indonesia. (Baca juga: Trump Pecat Bos Pentagon, Persiapan Kudeta Militer terhadap Biden? )
Ian Wilson, seorang pakar Indonesia dan dosen Universitas Murdoch di bidang politik dan studi strategis, mengatakan bahwa pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menunjukkan dirinya lebih dari bersedia untuk mengambil tindakan kejam terhadap kelompok Islamis. "Rizieq sekarang jauh lebih populer daripada yang diperkirakan banyak orang," katanya.
“Ada banyak orang yang tidak senang dengan pemerintahan ini dan bahaya (bagi Jokowi) dengan FPI adalah jika dia terlalu agresif terhadap Rizieq dia akan membantu mengkonsolidasikan kekuasaannya sebagai lokus oposisi,” kata Wilson.
Lihat Juga :