Israel Hancurkan 80 Rumah Palestina Tuai Kecaman Keras

Rabu, 11 November 2020 - 00:04 WIB
loading...
A A A
"Irlandia, Uni Eropa, dan komunitas kemanusiaan yang lebih luas siap untuk mendukung mereka yang terkena dampak. Namun, saya mengulangi seruan saya kepada Israel untuk menghentikan praktik ini dan memenuhi tanggung jawabnya untuk melindungi komunitas lokal," kata Coveney. (Baca: Panik dengan Hasil Pilpres AS, Donald Trump Jr Serukan Perang Total )

Skala pembongkaran telah mengejutkan para pejabat dan organisasi hak asasi manusia. Biasanya Israel hanya menghancurkan beberapa rumah per hari, yang biasanya tidak menjadi berita. Menurut PBB, penghancuran rumah secara massal di Khirbet Humsa adalah insiden pemindahan paksa terbesar selama bertahun-tahun.

Ekskavator yang dikawal oleh kendaraan militer terekam video mendekati Khirbet Humsa dan terus meratakan atau menghancurkan tenda, gubuk, tempat penampungan hewan, toilet dan panel surya. "Ini adalah beberapa komunitas paling rentan di Tepi Barat," kata Yvonne Helle, koordinator kemanusiaan PBB untuk wilayah Palestina yang diduduki Israel.

Helle mengatakan tiga perempat komunitas Palestina dilaporkan telah kehilangan tempat berlindung mereka selama operasi Israel. Angka itu menjadikannya sebagai insiden pemindahan paksa terbesar dalam lebih dari empat tahun. (Baca juga: Biden Presiden Terpilih AS: Raja Salman, Putin hingga Erdogan Bungkam )

Namun, lanjut Helle, dengan jumlah bangunan yang hancur, tindakan itu merupakan pembongkaran terbesar dalam satu dekade terakhir.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
Protes 'Kecoa'...
Protes 'Kecoa' di India Meluas, Ribuan Mahasiswa Turun ke Jalan Tuntut Reformasi Pemerintah
Iran Dilaporkan Tolak...
Iran Dilaporkan Tolak Mentah-Mentah Proposal Gencatan Senjata AS
Rekomendasi
Pangeran Harry dan Meghan...
Pangeran Harry dan Meghan Markle Ajak Archie-Lilibet Kunjungi Rumah Masa Kecil Putri Diana
Polisi Bakal Panggil...
Polisi Bakal Panggil Pengemudi Alphard dan Satpam yang Terlibat Cekcok di Bundaran HI
Ashanty Curhat Soal...
Ashanty Curhat Soal Hijrah, Akui Sempat Tergoda Lepas Hijab
Berita Terkini
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved