Pakar: Ketegangan AS-China Tidak akan Mereda Dalam Waktu Dekat
Selasa, 10 November 2020 - 04:00 WIB
loading...
A
A
A
Dia merujuk pada strategi yang diumumkan oleh Presiden China, Xi Jinping beberapa bulan lalu agar China mengandalkan pasar domestiknya untuk kemajuan dan pertumbuhan teknologi, memotong ketergantungannya pada dunia luar yang telah semakin memusuhi di tengah pandemi Covid-19.
Pria yang bertugas selama dua dekade di pemerintahan Singapura itu mengatakan, bahwa kemampuan China untuk mempertahankan ekonomi domestiknya dan memastikan pasokan nikel, bijih besi, atau teknologi nanochipnya sendiri, akan memberikannya fleksibilitas dalam mengelola hubungan eksternal, terutama dengan AS.
"Mereka bertekad bahwa apa pun yang dilakukan orang Amerika terhadap mereka, mereka akan dapat terus berkembang,” ucapnya.
Terkait apakah persaingan AS-China di bidang teknologi dan perangkat keras militer akan menentukan kebangkitan kedua negara, Yeo mengatakan, begitulah cara Barat memandang China. "Dalam citra mereka sendiri, tetapi itu bukanlah pengalaman atau kebijaksanaan historis China sendiri," ujarnya.
“Sekali lagi, jika Anda harus memindahkan pasukan militer, Anda sudah kalah. Hanya pemimpin miskin yang menggunakan kekuatan militer untuk mencapai tujuan mereka,” katanya.
Pria yang bertugas selama dua dekade di pemerintahan Singapura itu mengatakan, bahwa kemampuan China untuk mempertahankan ekonomi domestiknya dan memastikan pasokan nikel, bijih besi, atau teknologi nanochipnya sendiri, akan memberikannya fleksibilitas dalam mengelola hubungan eksternal, terutama dengan AS.
"Mereka bertekad bahwa apa pun yang dilakukan orang Amerika terhadap mereka, mereka akan dapat terus berkembang,” ucapnya.
Terkait apakah persaingan AS-China di bidang teknologi dan perangkat keras militer akan menentukan kebangkitan kedua negara, Yeo mengatakan, begitulah cara Barat memandang China. "Dalam citra mereka sendiri, tetapi itu bukanlah pengalaman atau kebijaksanaan historis China sendiri," ujarnya.
“Sekali lagi, jika Anda harus memindahkan pasukan militer, Anda sudah kalah. Hanya pemimpin miskin yang menggunakan kekuatan militer untuk mencapai tujuan mereka,” katanya.
Lihat Juga :