WHO: Virus Corona Adalah Pandemi Pertama yang Dapat Kita Kontrol

Sabtu, 09 Mei 2020 - 13:39 WIB
loading...
A A A
Kerkhove mencatat bahwa Singapura memiliki wabah yang tampaknya terkendali sampai dapat terjadi di tempat di mana orang-orang hidup dalam kontak dekat satu sama lain. Jenis pengaturan ini terjadi di setiap negara dalam bentuk fasilitas perawatan jangka panjang, penjara dan lembaga lainnya.

Di Amerika Serikat, di mana lebih dari 1,2 juta orang telah dinyatakan positif, wabah merebak sebelum pelacakan kontak yang signifikan dapat dilakukan. Sekarang setelah negara bagian membuka kembali, Direktur Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS Dr. Robert Redfield mengatakan ada kebutuhan secara signifikan untuk meningkatkan kemampuan melakukan pelacakan kontak. Kebutuhan masing-masing negara akan berbeda, tetapi Redfield mengatakan CDC siap untuk memperluas tenaga kerja hingga 50.000 orang.

Menurut Direktur Eksekutif Program Kedaruratan Kesehatan WHO, Dr. Mike Ryan, proses yang memakan waktu dan padat karya ini menjadi tantangan bagi semua negara, terutama yang kasusnya naik dengan cepat.

Ryan mengakui kesulitan dalam melacak kontak, terutama ketika suatu negara sudah "di belakang kurva," seperti Amerika, tetapi mengatakan itu mungkin dilakukan.

"Penyakit ini mungkin akan melompat kembali kecuali Anda terus menekan virus," kata Ryan.
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kepala WHO Kunjungi...
Kepala WHO Kunjungi Pusat Wabah Ebola
Disebut Calon Kuat Jadi...
Disebut Calon Kuat Jadi Direktur Jenderal WHO, Menkes Budi: Saya akan Konfirmasi
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
WHO Peringatkan Skenario...
WHO Peringatkan Skenario Nuklir Terburuk di Iran, Rusia Kutuk Serangan Israel
WHO Ungkap Lebih dari...
WHO Ungkap Lebih dari 16.500 Orang di Gaza Butuh Perawatan Medis Mendesak
BPOM dan WHO Perkuat...
BPOM dan WHO Perkuat Kolaborasi Pengawasan Obat dan Makanan
Menteri Israel Serukan...
Menteri Israel Serukan Penculikan dan Penyanderaan Wanita dan Pemuda Lebanon untuk Tekan Hizbullah
Jet Tempur F/A-18 Hornet...
Jet Tempur F/A-18 Hornet AS Tabrak Gunung, Picu Kebakaran Hutan
Rekomendasi
Maskot Piala Dunia 2026...
Maskot Piala Dunia 2026 Jadi Alat Polisi Tangkap Gembong Narkoba
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Bocoran Isi Kesepakatan...
Bocoran Isi Kesepakatan AS-Iran: Barter Minyak, Aset Triliunan, hingga Senjata Nuklir
Berita Terkini
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
Jenderal Jerman Duga...
Jenderal Jerman Duga Rusia Bakal Kerahkan Senjata Nuklir ke Luar Angkasa, Bisa Picu Kiamat Satelit
Perempuan Cantik Ini...
Perempuan Cantik Ini Tewas dalam Atraksi Lompat Jembatan 30 Meter karena Petugas Lupa Pasang Tali Pengaman
Infografis
Jadi Kawan Israel, Maroko...
Jadi Kawan Israel, Maroko Negara Arab Pertama yang Terima F-35 AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved