Palestina Tak Berharap Berlebihan bagi Biden

Minggu, 08 November 2020 - 10:43 WIB
loading...
A A A
Di Ramallah, Tepi Barat, seorang warga Palestina Imad Haj Muhammad menginginkan Trump untuk lengser. Dia mengaku tetap hati-hati dengan pemerintahan Biden mendatang. “Kita berharap pemerintahan AS mengubah kebijakan terhadap rakyat Palestina. Jangan mendukung pendudukan,” pesannya.

Kebijakan parah Trump terhadap Palestina adalah pemotongan bantuan, tidak mendanai lembaga PBB yang membntu pengungsi Palestina, dan penutupan misi diplomatik Palestina di Washington. Trump juga merilis cetak biru Timur Tengah yang mengakui kedaulatan Israel atas sebagian Tepi Barat. (Baca juga: Harris: AS akan Cabut Kebijakan Era Trump, Pulihkan Hubungan Palestina )

Biden sebelumnya berjanji akan menghidupkan kembali pendanaan bagi Tepi Barat dan Gaza. Dia juga akan meminta penghentian pembangunan pemukiman Yahudi di Tepi Barat. Namun, dia tidak akan memindahkan kembali kedutaan besar AS dari Yerusalem ke Tel Avib.

Hani al-Masri, analis politik Palestina, memang sangat sulit bagi Palestina untuk melanjutkan boikot mereka terhadap AS meskipun Biden tetap moderat. “Kebijakan Biden mungkin akan menjangkau Palestina. Tapi, dia tidak akan berkonflik dengan kekuatan pemerintahan sayap kanan di Israel,” kata al-Masri. Dia memprediksi Biden tidak akan menekan Israel.
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Khalil al-Hayya Jadi...
Khalil al-Hayya Jadi Pemimpin Hamas, Perjuangan Gaza Makin Konfrontatif atau Pragmatis?
Profil Sheikh Miqdad,...
Profil Sheikh Miqdad, Ulama Palestina yang Ditangkap Pasukan Indonesia dan Dikhawatirkan Diserahkan ke Israel
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dikhawatirkan Akan Diserahkan ke Israel
Israel Berencana Gunakan...
Israel Berencana Gunakan Buaya untuk Jaga Tahanan Palestina
Trump Tuduh China Ikut...
Trump Tuduh China Ikut Campur Pemilu AS: Kompromi Data Terbesar dalam Sejarah!
Kiper Palestina Saleem...
Kiper Palestina Saleem Al-Ashqar Tewas Dibunuh Tentara Israel di Gaza
Adara Ajak Masyarakat...
Adara Ajak Masyarakat Berkarya untuk Al-Aqsa dan Palestina melalui Art & Craft for Palestine
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Hampir Tembus 5.000 Jiwa
Wali Kota New York Mamdani...
Wali Kota New York Mamdani Serius Ingin Tangkap Netanyahu, Singgung Surat Perintah ICC
Rekomendasi
FIFA Bikin Kejutan!...
FIFA Bikin Kejutan! Leandro Paredes Tak Jadi Dikartu Merah di Final Piala Dunia 2026
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
5 Adab Bertetangga dalam...
5 Adab Bertetangga dalam Islam, Lengkap dengan Dalilnya
Berita Terkini
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
Trump Setujui Kesepakatan...
Trump Setujui Kesepakatan Nuklir Arab Saudi yang Memungkinkan Pengayaan Uranium
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
Menhan AS Hegseth Ungkap...
Menhan AS Hegseth Ungkap Biaya Perang Melawan Iran Sejauh Ini Sebesar Rp672 Triliun
Kerusuhan Pecah di Italia...
Kerusuhan Pecah di Italia setelah Pria Maroko Dibunuh Polisi secara Brutal
Infografis
Jakarta Beri Diskon...
Jakarta Beri Diskon BPHTB 50 Persen bagi Pembeli Rumah Pertama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved