Serukan Perang Total karena Panik Hasil Pilpres AS, Trump Jr Dinilai Sembrono

Sabtu, 07 November 2020 - 10:33 WIB
loading...
A A A
"Saya dapat memberi tahu Anda bahwa istri dan ibu saya sangat memperhatikan saya," kata Gloria, seperti dikutip Forbes. "Saya prihatin dengan keselamatan staf kami."

Joe Walsh, pendiri Bravery Project, yang diluncurkan oleh mantan anggota Partai Republik untuk mengalahkan Trumpisme, juga membidik Trump Jr atas komentarnya, dengan mencap putra tertua presiden itu sebagai orang bodoh.

“Jr kecil bodoh menyerukan perang," tulis Walsh, seperti dikutip The Independent, Sabtu (7/11/2020). "Dia dan ayahnya dan semua yang lain akan memiliki darah di tangan mereka.”

Donald Trump Jr, bagaimanapun, tidak sendirian dalam memicu kekerasan. Tim kampanye Trump juga mengirimkan email kepada pendukung yang meminta mereka untuk "bertahan" atas klaim tak berdasar bahwa Demokrat telah mencoba untuk "mencuri" pemilu.

"Saya meminta Anda untuk maju dan kembali bertahan," bunyi email tersebut. "Dukungan Anda sangat penting sekarang."

Berbicara dari Gedung Putih pada hari Kamis lalu, Trump sekali lagi mengulangi klaimnya bahwa penghitungan suara yang dikeluarkan secara resmi akan membuatnya menjadi pemenang pilpres AS.

“Ini adalah kasus di mana mereka mencoba mencuri pemilu. Mereka mencoba mencurangi pemilihan," kata presiden Trump tanpa menunjukkan bukti.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
Ledakan Dahsyat Runtuhkan...
Ledakan Dahsyat Runtuhkan Terowongan di India, Tewaskan 12 Pekerja
Israel Gerah AS dan...
Israel Gerah AS dan Arab Saudi Teken Perjanjian Nuklir
Rekomendasi
Alasan Hotman Paris...
Alasan Hotman Paris Tidak Khawatir soal Ucapannya 'Lu Punya Otak Gak?' Dilaporkan ke Polisi
10 Pemain Paling Mengecewakan...
10 Pemain Paling Mengecewakan di Piala Dunia 2026: Dari Ronaldo hingga Neymar Jr
Baca Selawat Nabi 1000...
Baca Selawat Nabi 1000 Kali di Hari Jumat, Kelak Diperlihatkan Kedudukannya di Surga
Berita Terkini
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved