Kesal Kerap Disensor, Donald Trump: Twitter di Luar Kendali!
Jum'at, 06 November 2020 - 18:03 WIB
loading...
A
A
A
Pada hari Jumat, platform media sosial itu telah menutup postingan di akun pengacara pribadi Trump Rudy Giuliani, putranya Eric dan Donald Trump Jr., halaman resmi kampanye pemilihannya dan halaman resmi Jason Miller, penasihat seniornya.
Dikutip dari Newsweek, dalam setiap kasus, Twitter memperingatkan pengguna: "Beberapa atau semua konten yang dibagikan dalam tweet ini disengketakan dan mungkin menyesatkan tentang pemilihan atau proses sipil lainnya."(Baca juga: Tim Kampanye Trump Minta Perhitungan Ulang di Wisconsin )
Dikatakan bahwa postingan tersebut telah melanggar kebijakan integritas sipil yang dirancang untuk campur tangan polisi dan manipulasi dalam pemilihan, termasuk pembaruan yang berpotensi menyesatkan orang.
Akun Twitter Trump sendiri saat ini dipenuhi dengan bendera peringatan, termasuk postingan yang mengklaim dia dengan mudah memenangkan kursi kepresidenan berdasarkan kasus pemungutan suara yang sah. Di postingan kedua, Trump menuduh platform itu sudah berada di luar kendali.
Tujuh dari 16 tweet terakhir Trump yang dikirim dalam 24 jam terakhir telah diberi label, dan sistem moderasi Twitter telah menanggapi dengan cepat postingan barunya.(Baca juga: Merasa Dicurangi, Tim Trump Ajukan Tuntutan Hukum di Georgia dan Michigan )
Dikutip dari Newsweek, dalam setiap kasus, Twitter memperingatkan pengguna: "Beberapa atau semua konten yang dibagikan dalam tweet ini disengketakan dan mungkin menyesatkan tentang pemilihan atau proses sipil lainnya."(Baca juga: Tim Kampanye Trump Minta Perhitungan Ulang di Wisconsin )
Dikatakan bahwa postingan tersebut telah melanggar kebijakan integritas sipil yang dirancang untuk campur tangan polisi dan manipulasi dalam pemilihan, termasuk pembaruan yang berpotensi menyesatkan orang.
Akun Twitter Trump sendiri saat ini dipenuhi dengan bendera peringatan, termasuk postingan yang mengklaim dia dengan mudah memenangkan kursi kepresidenan berdasarkan kasus pemungutan suara yang sah. Di postingan kedua, Trump menuduh platform itu sudah berada di luar kendali.
Tujuh dari 16 tweet terakhir Trump yang dikirim dalam 24 jam terakhir telah diberi label, dan sistem moderasi Twitter telah menanggapi dengan cepat postingan barunya.(Baca juga: Merasa Dicurangi, Tim Trump Ajukan Tuntutan Hukum di Georgia dan Michigan )
(ber)
Lihat Juga :