Ini Alasan AP Tak Umumkan Pemenang Pilpres AS di Pennsylvania

Jum'at, 06 November 2020 - 15:05 WIB
loading...
A A A
Tetapi pada Jumat pagi, keunggulannya telah merosot menjadi sekitar 18.000 suara, karena surat suara dari seluruh negara bagian itu terus dihitung. Penghitungan suara yang terlambat sangat menguntungkan Biden.

Berdasarkan undang-undang negara bagian setempat, petugas pemilu tidak diizinkan untuk memproses surat suara melalui pos hingga Hari Pemilihan. Ini adalah bentuk pemungutan suara yang sangat menguntungkan Biden setelah Trump menghabiskan berbulan-bulan mengklaim—tanpa bukti—bahwa pemungutan suara melalui surat akan menyebabkan penipuan pemilih yang meluas.

Ada kemungkinan pemenang pilpres tidak akan diputuskan selama berhari-hari. Jika ada perbedaan kurang dari setengah poin persentase antara Biden dan total suara Trump, undang-undang negara bagian menentukan bahwa penghitungan ulang harus dilakukan.

Demokrat telah lama menganggap Pennsylvania sebagai bagian dari "tembok biru" mereka—sebuah trifecta yang juga mencakup Wisconsin dan Michigan—yang selama bertahun-tahun telah menjadi benteng pertahanan dalam pemilihan presiden. Pada 2016, Trump menang masing-masing dengan kurang dari satu poin persentase.

Biden, yang lahir di Scranton, mengklaim status sebagai anak kesayangan di negara bagian itu dan telah lama mempermainkan gagasan bahwa ia adalah "senator ketiga" Pennsylvania selama beberapa dekade mewakili tetangganya Delaware. Dia juga berkampanye secara ekstensif di negara bagian itu dari rumahnya di Delaware.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Infantino Pastikan Trump...
Infantino Pastikan Trump Hadiri Final Piala Dunia 2026
Delegasi Iran Berangkat...
Delegasi Iran Berangkat ke Swiss Negosiasi dengan AS, Perang Bakal Berakhir?
Kesal! Trump: AS Bayar...
Kesal! Trump: AS Bayar Mahal untuk Lindungi Eropa dari Serangan Rusia
Rekomendasi
Premier Padel Valladolid...
Premier Padel Valladolid P2 2026 Tayang di VISION+, Cek Jadwal Lengkapnya
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Menguat 0,44 Persen ke Level 6.128
Rieke Diah Pitaloka...
Rieke Diah Pitaloka Beri Dukungan untuk Nikita Mirzani Jelang Sidang PK Perdana
Berita Terkini
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Pertama Kali, Dokter...
Pertama Kali, Dokter Belanda Suntik Mati Seorang Anak di Bawah Usia 12 Tahun
PBB Mulai Evakuasi 11.000...
PBB Mulai Evakuasi 11.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved