USA Today Tolak Tayangkan Pernyataan Trump yang Klaim Pilpres AS Dicurangi

Jum'at, 06 November 2020 - 14:40 WIB
loading...
USA Today Tolak Tayangkan...
Presiden Amerika Serikat Donald Trump (tengah) sampaikan pidato soal hasil pilpres AS. Foto/REUTERS/Carlos Barria
A A A
WASHINGTON - USA Today, salah satu media terkenal Amerika Serikat (AS), menolak menayangkan secara langsung pernyataan Presiden Donald Trump soal pemilihan presiden (pilpres) Amerika Serikat (AS) dicurangi. Media itu bersikap bahwa apa yang disampaikan capres pertahana Partai Republik itu tanpa bukti.

Pemimpin redaksi USA Today, Nicole Carroll, menyampaikan kebijakan redaksinya melalui Twitter pada Jumat (6/11/2020).

"Presiden Trump, tanpa bukti, mengklaim bahwa pemilihan presiden itu korup dan curang.@USATODAY menghentikan siaran langsung ucapannya lebih awal dan telah menghapus video dari semua platform kami. Tugas kami adalah menyebarkan kebenaran—bukan konspirasi yang tidak berdasar," tulis akun Twitter @nicole_carroll.

"@USATODAY memeriksa fakta pidato Presiden Trump tentang pemilu," lanjut tweet Carroll dalam tautan berita yang mengulas cek fakta dari klaim-klaim Trump.

Dalam pidatonya, Trump mengatakan bahwa jika suara sah dihitung, dia akan dengan mudah memenangkan pilpres. Namun, apa yang disampaikannya tanpa disertai bukti.

Komentar Trump itu menjadi sinyal bahwa dia tidak berminat untuk menyerah kepada capres Partai Demokrat Joe Biden.

"Jika Anda menghitung suara sah, saya dengan mudah menang," kata Trump saat muncul di ruang rapat Gedung Putih, seperti dikutip Reuters.

Dia mengeluh bahwa surat suara masih dihitung, yang menunjukkan kepadanya bahwa pemilu AS dicurangi dan kemenangannya dicuri. Namun, klaim Trump itu juga tidak disertai bukti.

Biden hingga saat ini meraih 264 electoral votes, unggul jauh atas Trump yang meraih 214 electoral votes. Butuh 270 electoral votes bagi seorang capres untuk menang pilpres AS. Penghitungan suara di lima negara bagian ditunda yang membuat pilpres Amerika menjadi tidak pasti tentang siapa pemenangnya.

Di tengah kecemasan publik Amerika akan hasil pilpres yang tak pasti, putra Donald Trump; Donald Trump Jr, melalui Twitter menyerukan ayahnya untuk melakukan "perang total atas pilpres".

Seperti ayahnya, Trump Jr juga membuat tuduhan tidak berdasar tentang penipuan pemilih untuk menjelaskan harapan ayahnya yang semakin menipis untuk tetap berkuasa di Gedung Putih. (Baca juga: Hasil Electoral Votes Pilpres AS: Biden 264, Trump 214 )

Twitter dengan cepat menyembunyikan tweet provokatif tersebut dari pandangan publik dengan alasan menyebarkan informasi palsu tentang pemilu Amerika.

Trump Jr, yang memiliki sejarah panjang menggunakan Twitter untuk memicu teori konspirasi, membuat tweet provokatif di tengah serbuan tuntutan hukum yang diajukan oleh tim kampanye ayahnya untuk mengubah hasil pemilu—termasuk di Pennsylvania yang berusaha menghentikan penghitungan suara.

“Hal terbaik untuk masa depan Amerika adalah @realDonaldTrump melakukan perang total atas pemilihan ini untuk mengungkap semua penipuan, kecurangan, mati/tidak lagi di pemilih negara bagian, yang telah berlangsung terlalu lama,” tulis Trump Jr di Twitter, mengulangi beberapa teori konspirasi tentang pemilu dan menyerukan orang Amerika untuk berperang satu sama lain.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Detail Cekcok Trump...
Ini Detail Cekcok Trump dan Mohammed bin Salman Gara-gara Perang Iran
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
AS Pertimbangkan Tarik...
AS Pertimbangkan Tarik Pasukan dari Arab Saudi, Berseteru Gara-gara Perang Iran
Israel Ancam Serang...
Israel Ancam Serang Iran Ketiga Kalinya Meski Sedang Negosiasi dengan AS
Tetangga Indonesia Ini...
Tetangga Indonesia Ini Beli Lagi 24 Rudal Canggih Hellfire AS, Harganya Rp401 Miliar
Helikopter Angkatan...
Helikopter Angkatan Laut AS Jatuh di Laut Arab, 1 Awak Hilang, Ditembak Iran?
Pasokan Minyak Iran...
Pasokan Minyak Iran Kembali Banjiri Pasar Asia, Harga Minyak Dunia Anjlok 4%
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Bertambah Jadi 1.719 Orang, Ribuan Masih Hilang
Daftar Poin Perjanjian...
Daftar Poin Perjanjian yang Dituntut Iran ke AS, Penarikan Pasukan Israel hingga Selat Hormuz
Rekomendasi
IHSG Dibuka Menguat...
IHSG Dibuka Menguat ke 5.709 Pagi Ini, Mayoritas Sektor Bergerak Positif
Kapan KJP Juli 2026...
Kapan KJP Juli 2026 Cair? Simak Prediksi Jadwal Pencairan dan Nominal Bantuan
Aset Kripto Rp18 Triliun...
Aset Kripto Rp18 Triliun Lenyap Diretas, AI Bisa Jadi Andalan Keamanan Baru
Berita Terkini
Ini Detail Cekcok Trump...
Ini Detail Cekcok Trump dan Mohammed bin Salman Gara-gara Perang Iran
Eks Jenderal Zionis:...
Eks Jenderal Zionis: Netanyahu Mengarang Iran Miliki Bom Nuklir untuk Menakuti Publik Israel
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
AS Pertimbangkan Tarik...
AS Pertimbangkan Tarik Pasukan dari Arab Saudi, Berseteru Gara-gara Perang Iran
Israel Ancam Serang...
Israel Ancam Serang Iran Ketiga Kalinya Meski Sedang Negosiasi dengan AS
Tetangga Indonesia Ini...
Tetangga Indonesia Ini Beli Lagi 24 Rudal Canggih Hellfire AS, Harganya Rp401 Miliar
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved