Dokumen CIA 1993 Prediksi Siapa Pemenang dalam Perang India dan Pakistan

Sabtu, 26 April 2025 - 14:49 WIB
loading...
Dokumen CIA 1993 Prediksi...
Dokumen CIA 1993 prediksi siapa pemenang dalam perang India dan Pakistan. Foto/TimesNowNews
A A A
ISLAMABAD - Dengan meningkatnya ketegangan antara India dan Pakistan setelah serangan teror di Pahalgam, Jammu dan Kashmir, semua mata tertuju pada langkah New Delhi untuk membalas kematian 26 warga sipil.

India telah memperjelas niatnya bahwa mereka akan menggunakan semua cara yang tersedia terhadap Pakistan untuk memastikan terorisme lintas batas atas perintah kelompok yang dipimpin Islamabad benar-benar diberantas.

Saat antisipasi seputar langkah militer India untuk membalas serangan Pahalgam semakin ramai dibicarakan, dokumen CIA tahun 1993 yang baru-baru ini dideklasifikasi muncul. Dokumen CIA telah meramalkan bencana bagi Pakistan jika kedua negara berperang. Berdasarkan dokumen yang dideklasifikasi, perang antara kedua negara dapat menghancurkan militer Pakistan, jika tidak seluruh negara.

Melansir Times Now News, dokumen tahun 1993, yang memperhitungkan kekuatan militer India dan Pakistan, lebih jauh menyoroti bahwa peluang perang besar-besaran hanya 20%. Namun, dokumen itu memperingatkan bahwa, jika terjadi "kemarahan teror yang spektakuler", keadaan dapat berubah drastis.

Estimasi Intelijen Nasional 1993, berjudul "India-Pakistan: Prospek Perang pada 1990-an" — yang dideklasifikasi setelah permohonan diajukan oleh Arsip Keamanan Nasional — menyimpulkan bahwa India tidak memiliki insentif strategis untuk memulai perang, sementara Pakistan, setelah kalah dalam konflik sebelumnya, khawatir bahwa perang lain dapat menyebabkan runtuhnya militernya atau bahkan negara itu sendiri.

Penilaian tahun 1993 juga memperhitungkan prospek perang nuklir dan mengamati bahwa Pakistan melihat senjata itu sebagai pencegah dan asuransi terhadap India.

"Pakistan melihat senjata nuklir terutama sebagai pencegah dan asuransi untuk kelangsungan hidupnya jika konflik berkembang dengan India yang secara konvensional lebih unggul," demikian bunyi dokumen tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Permainan Lincah Pakistan...
Permainan Lincah Pakistan dalam Mendamaikan AS dan Iran, Ini 4 Rahasianya
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
Pentagon Buka Arsip...
Pentagon Buka Arsip UFO, Ungkap Bola Bercahaya Misterius di Langit AS
Masuki Tahun Baru 1448...
Masuki Tahun Baru 1448 H, Arab Saudi Ganti Kain Kiswah Kakbah
Rekomendasi
Dukung Tambahan Anggaran...
Dukung Tambahan Anggaran Komnas HAM dan Komnas Perempuan, Marinus Gea: Penting untuk Pemenuhan Hak Asasi Manusia
Guntur Romli Tepis Tuduhan...
Guntur Romli Tepis Tuduhan BEM Bersatu: Kegilaan Logika Cocokologi yang Dipaksakan
Setelah Setahun Vakum,...
Setelah Setahun Vakum, D.O EXO Siap Comeback Solo Agustus 2026
Berita Terkini
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved