AS Setuju Jual 4 Drone MQ-9B Reaper ke Taiwan, Ini Reaksi China

Kamis, 05 November 2020 - 11:06 WIB
loading...
A A A
Pada hari Selasa, yang menandai Hari Pemilihan Presiden AS, Badan Kerjasama Keamanan Pertahanan AS (DSCA), lengan Pentagon untuk menangani program Penjualan Militer Asing, mengumumkan bahwa Departemen Luar Negeri telah menyetujui penjualan senjata senilai USD 600 juta ke Taiwan.

Menurut DSCA, kesepakatan itu mencakup empat drone Reaper bersenjata dan empat stasiun kontrol darat untuk operasi drone tersebut—dua mobile, dua fixed—serta banyak suku cadang terkait dan peralatan lainnya.

Kesepakatan senjata yang mahal tidak akan diselesaikan sampai disetujui oleh Kongres AS dan anggota parlemen Taipei.

Taiwan menganggap dirinya sebagai negara merdeka, namun Beijing menganggapnya sebagai wilayah China. Saat ini, hanya 14 dari 193 negara anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa yang Taiwan sebagai negara.

Beijing telah berulang kali memperingatkan Washington agar tidak menjual senjata ke pulau itu. Pada akhir Oktober, pemerintah Presiden Xi Jinping berjanji untuk menjatuhkan sanksi China pada kontraktor pertahanan AS termasuk Lockheed Martin, Raytheon, dan Boeing sebagai tanggapan atas beberapa kesepakatan senjata.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gelombang Panas Ganggu...
Gelombang Panas Ganggu Perayaan Kemerdekaan AS ke-250
Siapa Charles Q. Brown...
Siapa Charles Q. Brown Jr? Jenderal AS yang Dipecat Trump Kritik Pemanfaatan Militer untuk Misi Politik
Trump Sebut Iran Ingin...
Trump Sebut Iran Ingin Selesaikan Masalah, AS Beri Waktu untuk Pemakaman Khamenei
China Diduga Berupaya...
China Diduga Berupaya Perluas Ekspansi Senjata ke Timur Tengah via Pakistan
Diduga Bantu Pemberontak...
Diduga Bantu Pemberontak Myanmar, India Tangkap Tentara Bayaran Ukraina dan AS
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
Amran Klaim Teknologi...
Amran Klaim Teknologi Pertanian Papua Setara dengan Jepang dan AS
Dipicu Kudeta 2021,...
Dipicu Kudeta 2021, Perang Saudara Myanmar Renggut Lebih dari 100 Ribu Jiwa
KPK Arab Saudi OTT Besar-besaran,...
KPK Arab Saudi OTT Besar-besaran, Tangkap 130 Orang termasuk Pejabat Kementerian Urusan Islam
Rekomendasi
Menteri LH Jumhur Hidayat...
Menteri LH Jumhur Hidayat Berharap Ada Moratorium Penebangan Hutan
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi Customer Experience, Jasa Marga Gelar Expert Sharing Session
Transisi Energi, Prabowo...
Transisi Energi, Prabowo Akan Luncurkan BBM B50 pada 9 Juli 2026
Berita Terkini
Gelombang Panas Ganggu...
Gelombang Panas Ganggu Perayaan Kemerdekaan AS ke-250
10 Juta Rakyat Iran...
10 Juta Rakyat Iran Hadiri Pemakaman Khamenei, Bendera Merah Dikibarkan
Houthi Ancam Saudi,...
Houthi Ancam Saudi, Riyadh Janji Beri Respons Keras!
Siapa Charles Q. Brown...
Siapa Charles Q. Brown Jr? Jenderal AS yang Dipecat Trump Kritik Pemanfaatan Militer untuk Misi Politik
5 Alasan Pemakaman Ayatollah...
5 Alasan Pemakaman Ayatollah Khamenei Ditunda 4 Bulan, Memperkuat Persatuan dan Revolusioner Iran
Lebih dari 5.000 Sekolah...
Lebih dari 5.000 Sekolah Buka Pintu bagi Para Peziarah Pemakaman Khamenei
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved